BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Tumpukan seragam sekolah mulai tersusun rapi untuk segera sampai ke tangan ribuan siswa. Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, Pemerintah Kota Balikpapan berpacu dengan waktu agar seluruh siswa negeri dapat mengenakan seragam baru sejak hari pertama masuk sekolah pada 13 Juli 2026.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan proses penyaluran saat ini memasuki tahap pemisahan dan penyortiran.
“Berdasarkan jenjang pendidikan serta ukuran masing-masing siswa,” kata Irfan Taufik, Rabu (8/7/2026).
Langkah itu, lanjut Irfan, bertujuan agar distribusi berlangsung tepat sasaran. “Sehingga anak-anak bisa menggunakannya saat memulai kegiatan belajar,” ucapnya.
Program seragam sekolah gratis tersebut hadir untuk membantu meringankan pengeluaran orang tua sekaligus memastikan setiap siswa memiliki perlengkapan sekolah sejak hari pertama mengikuti pembelajaran.
“Seluruh siswa mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP negeri akan mendapatkan tiga jenis yakni seragam nasional, Pramuka, dan batik khas Balikpapan,” jelasnya.
Irfan menuturkan motif batik khas Balikpapan tetap menggunakan desain resmi yang sudah paten. Perbedaan hanya terdapat pada warna dasar sesuai jenjang pendidikan.
“Untuk SD menggunakan warna merah marun, sedangkan SMP menggunakan warna biru dongker,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi keterlambatan penyaluran pada sejumlah sekolah, pihaknya telah menyiapkan skema agar kegiatan awal tahun ajaran tetap berjalan tanpa hambatan. Apabila masih ada sekolah yang belum menerima seluruh seragam baru, maka siswa tetap dapat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan mengenakan seragam lama.
“Yang terpenting proses belajar tidak terganggu,” pungkasnya. (bro2)

