BERANDAPOST.COM, TANGERANG – Borneo FC Samarinda bertekad menutup putaran pertama Super League 2025/2026 dengan hasil maksimal. Bertandang ke markas Persita Tangerang, Pesut Etam membawa 24 pemain untuk mengamankan poin penuh.
Skuad asuhan Fabio Lefundes kini sudah berada di Tangerang. Borneo FC akan menghadapi Persita Tangerang, yang berjuluk Pendekar Cisadane, pada Jumat (9/1/2026) sore ini. Laga tersebut menjadi pertandingan terakhir Pesut Etam dalam putaran pertama Super League.
Fabio Lefundes menilai laga melawan Persita tidak akan berjalan mudah. Sebagai mantan pelatih tuan rumah, pelatih asal Brasil itu memahami betul atmosfer dan kekuatan lawan. Meski demikian, ia percaya para pemainnya mampu bekerja keras demi hasil positif.
Kemenangan dramatis atas PSM Makassar pada pekan lalu menambah motivasi tim. Fabio menekankan pentingnya menjaga konsistensi permainan agar tren positif terus berlanjut hingga akhir putaran pertama.
“Kita harus tetap kuat. Jangan berhenti untuk menjaga konsistensi. Bahkan saat Borneo berada di atas sekali pun, kita tetap harus meningkatkan kekuatan itu,” ucap Fabio Lefundes.
Tantangan berat menanti Borneo FC karena Persita tengah berada dalam performa terbaik. Tim tuan rumah mencatat tiga kemenangan beruntun dan kini menempati posisi kelima klasemen sementara.
TEKAD PERTAHANKAN PUNCAK KLASEMEN
Borneo FC juga membawa motivasi ganda pada laga ini. Pesut Etam ingin mempertahankan posisi puncak klasemen sekaligus melanjutkan momentum kemenangan. Kemenangan atas PSM Makassar pada Sabtu (3/1/2026) lalu menjadi modal penting bagi Mariano Peralta dan rekan-rekan.
Dari catatan pertemuan, Borneo FC unggul atas Persita. Dari enam laga, Pesut Etam meraih tiga kemenangan dan tiga hasil imbang. Statistik tersebut menjadi dorongan tambahan bagi tim tamu, sekaligus tantangan bagi tuan rumah.
“Saya berharap statistik itu bisa kembali kami raih. Kami perlu dan jelas menginginkan tiga poin dari sini,” tegas Lefundes.
Laga ini juga memiliki makna tersendiri bagi Lefundes. Musim lalu, ia menukangi Persita Tangerang dan mengenal karakter stadion serta sebagian pemain. Namun, ia menegaskan hal tersebut tidak menjamin pertandingan akan berjalan mudah.
“Saya tahu mereka dan begitu juga sebaliknya. Tapi, itu bukan jaminan bahwa pertandingan akan mudah bagi kami,” tutupnya. (bro2)



