BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Banjir MT Haryono Balikpapan Lumpuhkan Akses Hingga 2 Km

Banjir MT Haryono Balikpapan Lumpuhkan Akses Hingga 2 Km

Hujan deras mengguyur Balikpapan dan merendam Jalan MT Haryono hingga setinggi betis. Kemacetan mencapai dua kilometer dan sejumlah kendaraan mogok. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Genangan air kembali menyelimuti Jalan MT Haryono. Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Balikpapan, Selasa (3/2/2026). Tak ayal membuat kawasan langganan banjir itu terendam.

Air meluber ke badan jalan dan memutus arus lalu lintas. Akibatnya, kawasan tersebut sempat lumpuh total. Kemacetan mengular mulai Simpang Beruang Madu, pintu masuk Jalan MT Haryono, hingga jembatan PDAM dengan panjang sekitar dua kilometer.

Sementara itu, sejumlah pengendara memilih berhenti sekitar jembatan PDAM sambil menunggu air surut. Namun, sebagian kendaraan nekat menerobos genangan. Upaya tersebut berujung mogok di tengah jalan.

Petugas SAR Brimob bersama unit Lalu Lintas langsung turun tangan. Mereka membantu mengevakuasi kendaraan mogok sekaligus berupaya mengurai kepadatan arus lalu lintas.

Pada sisi lain, Supriyadi, warga setempat, mengaku halaman rumahnya sempat terendam air. Ia menyebut genangan mulai muncul sekitar pukul 15.00 WITA.

Puskesmas Sepinggan Baru Diresmikan 10 Februari, Siap Layani Warga

“Ini memang sering banjir, tapi untuk hari ini hanya di pekarangan aja,” ujarnya.

Meski kerap terdampak banjir, Supriyadi tetap memilih bertahan tinggal kawasan tersebut. Menurutnya, durasi banjir relatif singkat dan tidak berlangsung berhari-hari.

“Sebelum ada perbaikan, banjir bisa surut paling lama tiga jam. Sekarang, paling lama satu jam setelah hujan reda,” jelasnya.

Ia menambahkan, banjir parah biasanya terjadi sekitar sepuluh tahun sekali. Saat itu, ketinggian air dapat mencapai dada orang dewasa, terutama kawasan belakang rumahnya yang terhubung dengan Jalan Beller, salah satu titik terparah banjir.

“Banjir cuman lewat, sebentar juga surut. Lain kalau banjir sepuluh tahun sekali, itu baru parah,” ungkapnya.

Jelajah Alam Pemuda Kaltim Ajak Generasi Muda Jaga Hutan Kota

Sementara itu, Anggota Pamapta Polresta Balikpapan, Ipda Yunus Setiawan menyebut terdapat tiga titik banjir utama, yakni Jalan MT Haryono, Beller, dan kawasan BDS.

“Selain banjir, petugas juga mencatat kejadian pohon tumbang. Dua pohon tumbang terjadi kawasan Balikpapan Utara dan satu lainnya kawasan Balikpapan Selatan,” ungkapnya. (bro2)