BERANDAPOST.COM, TANJUNG REDEB – Sebuah bangunan baru kini berdiri Kampung Kayu Indah, Kecamatan Batu Putih. Namun, Gedung Sekretariat Terpadu (GST) bukan sekadar simbol fisik pembangunan. Lebih dari itu, gedung ini bakal menjadi pusat penggerak ekonomi sekaligus ruang pemersatu lembaga kampung.
Peresmian GST berlangsung Kamis (5/2/2026) dan menjadi penanda keseriusan pemerintah kampung dalam memperkuat tata kelola serta pemberdayaan masyarakat. Melalui fasilitas ini, berbagai program pembangunan akan berjalan lebih terarah dan saling terhubung.
Kepala Kampung Kayu Indah, Purwanto, menyampaikan bahwa pembangunan gedung bersumber dari Alokasi Dana Kampung 2025 senilai sekitar Rp670 juta. Dana tersebut untuk menghadirkan pusat koordinasi yang mendukung peningkatan ekonomi warga.
Menurut Purwanto, kampung terus mengoptimalkan potensi lokal guna mendorong Pendapatan Asli Kampung. Salah satu program yang telah berjalan ialah simpan pinjam perempuan, yang sejauh ini menyumbang sekitar Rp25 juta bagi kas kampung.
Selain itu, Badan Usaha Milik Kampung juga mulai menunjukkan kontribusi nyata dengan pendapatan mencapai Rp20 juta. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan ekonomi kampung mampu memberi hasil konkret.
Lebih lanjut, pemanfaatan lahan seluas kurang lebih 10 hektare untuk perkebunan sawit turut membuka harapan baru. Ke depan, sektor ini diproyeksikan mampu menyumbang hingga Rp200 juta sekaligus menopang kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih memberikan apresiasi atas langkah kreatif Kampung Kayu Indah. Ia menilai upaya menggali potensi ekonomi lokal patut menjadi contoh, terutama saat daerah menghadapi tantangan efisiensi anggaran.
“Kehadiran Gedung Sekretariat Terpadu ini semoga memperkuat sinergi antar lembaga kampung. Dengan koordinasi yang solid, program pemberdayaan ekonomi dapat berjalan lebih efektif sehingga masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya,” ujar Sri Juniarsih. (bro2)


