BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Kabel Udara Semrawut, Balikpapan Siapkan Penataan Bertahap

Kabel Udara Semrawut, Balikpapan Siapkan Penataan Bertahap

Kabel yang menjuntai depan Hotel City. Pemkot Balikpapan menyiapkan rencana penataan kabel udara yang semrawut. Langkah bertahap dilakukan demi estetika kota tanpa ganggu layanan. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Seiring pertumbuhan kota, wajah Balikpapan menghadapi persoalan klasik. Kabel udara menjuntai tanpa pola, menyilang pada berbagai ruas jalan, lalu mengganggu estetika kawasan perkotaan.

Kondisi tersebut kini masuk perhatian Pemerintah Kota Balikpapan. Asisten I Bidang Tata Pemerintahan, Zulkifli, menyebut penataan kabel udara menjadi agenda yang mulai masuk tahap perencanaan.

Ia menyoroti pemasangan kabel telekomunikasi yang berlangsung tanpa pengaturan jelas. Hingga sekarang, Balikpapan belum memiliki sarana terpadu untuk menempatkan seluruh jaringan kabel ke bawah tanah.

Keterbatasan itu memicu praktik pemasangan bebas oleh vendor. Kabel telekomunikasi terpasang mengikuti kebutuhan lapangan tanpa memperhatikan kerapian tata kota.

“Vendor kita ini juga belum bertanggung jawab terhadap ketertiban pemasangan kabel. Akibatnya, pemasangan di lapangan dilakukan semaunya,” ujar Zulkifli, Kamis (5/2/2026).

Warga Jalan 21 Januari Geger, Pedagang Tewas Tertimpa Rangka Bangunan

Menurutnya, setiap penyedia layanan seharusnya menata kabel miliknya secara mandiri. Pemerintah kota tidak bisa menunggu kondisi semakin parah sebelum bertindak.

Jumlah kabel telekomunikasi yang terus bertambah membuat penertiban menyeluruh sulit terlaksana dalam waktu singkat. Karena itu, penataan bertahap menjadi opsi paling realistis.

Zulkifli menjelaskan perbedaan karakter kabel listrik dan kabel telekomunikasi. Kabel listrik tetap berada pada posisi atas karena faktor keamanan dan tegangan tinggi. Sebaliknya, kabel telekomunikasi masih memungkinkan penataan ulang agar lebih rapi dan teratur.

Sebagai langkah awal, pemerintah kota akan melakukan koordinasi lintas sektor. Pendataan vendor pemasang kabel menjadi kunci sebelum penataan berjalan.

Saat ini, rencana tersebut masih berada pada fase perencanaan teknis. Pemerintah berharap kerja sama dengan para penyedia layanan dapat mendorong penataan tanpa mengganggu kepentingan publik.

Pedagang Tewas Tertimpa Rangka Bangunan di Balikpapan Barat

Kebutuhan masyarakat terhadap jaringan komunikasi tetap menjadi pertimbangan utama. Layanan televisi dan komunikasi tidak boleh terganggu selama proses berlangsung.

“Minimal kita tertibkan dulu pada titik-titik tertentu. Karena bagaimanapun jaringan ini juga dibutuhkan masyarakat, seperti untuk televisi dan layanan komunikasi lainnya,” pungkas Zulkifli. (bro2)