BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Menteri Lingkungan Hidup Blusukan, Balikpapan Terancam Gagal Adipura?

Menteri Lingkungan Hidup Blusukan, Balikpapan Terancam Gagal Adipura?

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq berbincang dengan warga saat meninjau permukiman di Balikpapan. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq blusukan ke permukiman Kota Balikpapan. Salah satunya Kampung Pinisi dan Kampung Bungas. Hanif Faisol Nurofiq menyusuri permukiman warga. Ia berbincang langsung dengan masyarakat, lalu menanyakan cara pengelolaan sampah rumah tangga sehari-hari.

Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup tersebut menjadi bagian pemantauan nasional pengelolaan sampah oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Selain permukiman, Hanif juga meninjau Pasar Baru serta Pasar Pandansari guna melihat kondisi kebersihan dan penanganan limbah aktivitas perdagangan.

Menariknya, kunjungan Menteri Lingkungan Hidup berlangsung tanpa keterlibatan unsur Pemerintah Kota Balikpapan. Hanif memilih berdialog langsung agar memperoleh gambaran nyata kondisi lapangan, mulai proses pengumpulan hingga pembuangan sampah.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa pemantauan pengelolaan sampah berlangsung secara nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Selama satu tahun terakhir, kementerian melakukan pengawasan detail terhadap sistem pengelolaan sampah berbagai daerah.

“Kedatangan kami ke Balikpapan tidak kalah penting dengan apa yang diminta Presiden terkait permasalahan sampah nasional. Selama satu tahun ini kami melakukan pantauan secara detail,” jelas Hanif, Jumat (6/2/2026).

Jadwal Imsakiyah Ramadan Balikpapan 2026, Lengkap Waktu Salat

Lebih jauh, ia mengungkapkan evaluasi akhir pengelolaan sampah telah berlangsung pada Desember lalu, kemudian berlanjut dengan review awal 2026 terhadap 471 kabupaten dan kota. Hasil sementara menunjukkan empat daerah memperoleh nilai tinggi dan berpeluang meraih Adipura, yakni Surabaya, Balikpapan, Bontang, serta Kabupaten Ciamis.

ADIPURA MENANTI VERIFIKASI LANJUTAN

Namun demikian, Hanif menegaskan hasil tersebut masih memerlukan verifikasi lanjutan guna memastikan penilaian benar-benar sesuai kondisi sebenarnya.

“Tapi itu masih perlu kami cek kembali, termasuk Balikpapan. Kami tidak ingin muncul komplain pada kemudian hari,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan awal, Hanif menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu pembenahan, khususnya pengelolaan sampah serta kondisi lingkungan permukiman. Ia juga menyoroti kondisi sungai dan kebersihan kawasan padat penduduk yang masih memerlukan perhatian.

Pada sisi lain, kondisi jalan utama kota menurutnya sudah cukup baik. Meski begitu, pembenahan lingkungan permukiman tetap menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah.

Operasi Keselamatan Mahakam Intensifkan Edukasi Lalu Lintas

Pada akhirnya, hasil verifikasi akan menentukan posisi Balikpapan dalam penilaian Adipura tahun ini, apakah mampu meraih penghargaan tersebut atau berada pada kategori bawahnya.

“Nanti kita lihat apakah Balikpapan masih bisa mendapatkan Adipura atau mungkin turun pada kategori kota bersertifikat,” pungkas Hanif. (bro2)