OLAHRAGA
Beranda / OLAHRAGA / Guardiola Kritik Permainan City Meski Lolos di Piala FA

Guardiola Kritik Permainan City Meski Lolos di Piala FA

Manchester City melaju ke putaran kelima Piala FA setelah menang 2-0 atas Salford di Stadion Etihad. Pep Guardiola menilai timnya kurang cepat membaca permainan. (HO - Manchester City)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberikan penilaian jujur terhadap performa timnya setelah menang 2-0 atas Salford pada ajang Piala FA di Stadion Etihad, Sabtu (15/2/2026) Wita. Meski meraih kemenangan dan lolos ke putaran kelima, ia menilai permainan tim belum memuaskan.

Manchester City membuka keunggulan pada menit keenam melalui gol bunuh diri Alfie Dorrington. City baru memastikan kemenangan pada menit ke-85 lewat gol pemain pengganti Marc Guéhi dari jarak dekat.

Melansir laman Manchester City, Guardiola menilai timnya kurang cepat membaca situasi permainan sehingga serangan tidak berkembang maksimal.

“Kami tidak membaca ruang, itu sebabnya semuanya datar dan lambat dan itu tidak baik,” katanya.

Pertandingan melawan Salford menjadi laga ke-14 Manchester City sejak pergantian tahun. Tim asuhan Guardiola masih bersaing pada empat kompetisi sepanjang musim 2025/2026.

Pesilat Kodam VI/Mlw Juara Umum Piala Pangdam Palaka Wira

Guardiola mengakui jadwal padat memberi tekanan fisik dan mental, namun ia menegaskan kelelahan bukan alasan utama penampilan tim yang kurang tajam.

“Ini sulit tetapi tidak hanya dua minggu ini, sejak November sudah setiap tiga hari dan itu banyak,” ungkapnya.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan timnya perlu mempercepat proses permainan dan meningkatkan pemahaman taktik agar tampil lebih efektif pada pertandingan berikutnya.

“Saya tahu bagaimana mendefinisikan pemain saya. Itu sebabnya membosankan,” ucapnya.

JALANNYA PERTANDINGAN

Manchester City langsung tampil menekan sejak awal laga. Umpan silang Rayan Ait-Nouri dari sisi kiri membentur Alfie Dorrington dan mengecoh kiper Matthew Young sehingga menghasilkan gol pembuka.

Galatasaray Hancurkan Juventus 5-2, Rekor Buruk Tercipta

Omar Marmoush sempat mencetak gol melalui tendangan voli keras, namun wasit menganulirnya karena offside. Tayangan ulang menunjukkan posisi onside, tetapi pertandingan tidak menggunakan VAR sehingga keputusan tetap berlaku.

City mendominasi penguasaan bola, tetapi perubahan besar pada susunan pemain membuat alur serangan kurang lancar. Menjelang akhir babak pertama, Salford justru mendapat beberapa peluang berbahaya.

Ben Woodburn melepaskan tendangan voli yang berhasil ditepis James Trafford. Beberapa saat kemudian, Brandon Cooper hampir menyamakan kedudukan, namun sundulannya melenceng dari tiang gawang.

Memasuki babak kedua, permainan City masih berjalan datar. Trafford kembali melakukan penyelamatan penting saat menggagalkan peluang Kelly N’Mai.

Guardiola kemudian memasukkan Marc Guéhi, Antoine Semenyo, dan Nico O’Reilly pada menit ke-65. Pergantian itu meningkatkan tempo permainan City.

Barcelona Tumbang dari Girona, Posisi Puncak La Liga Lepas

Sembilan menit menjelang laga berakhir, Guéhi menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper dari umpan silang Rayan Cherki.

Semenyo hampir menambah gol, namun tembakannya membentur tiang gawang.

Kemenangan ini membawa Manchester City melaju ke undian putaran kelima Piala FA. City masih berupaya meraih trofi Piala FA kedelapan sepanjang sejarah klub. (bro2)