HUKRIM
Beranda / HUKRIM / Perempuan Kampung Pinisi Balikpapan Diduga Dianiaya Ibu Angkat

Perempuan Kampung Pinisi Balikpapan Diduga Dianiaya Ibu Angkat

Korban yang mengalami luka bakar telah mendapat perawatan keluarga. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Balutan perban masih menutup hampir seluruh tubuh seorang perempuan berusia 21 tahun saat ia kembali ke rumah kawasan Kampung Pinisi, Balikpapan Kota. Luka bakar tampak pada wajah hingga kaki.

Perempuan itu diduga menjadi korban penganiayaan oleh orangtua angkatnya. Polisi kini masih mendalami laporan tersebut.

Keluarga mengetahui peristiwa itu setelah menerima telepon yang meminta mereka segera datang ke rumah sakit.

“Yang nelepon bilang kalau adik saya disiram air panas sama ibu angkatnya,” ujar kakak korban, Salman, Minggu (15/2/2026) menjelang Magrib tadi.

Menurut cerita korban kepada keluarga, pelaku menyiramkan air yang telah mendidih karena merasa pijatan korban tidak cukup kuat. Selain luka bakar, keluarga juga menemukan memar pada beberapa bagian tubuh serta bekas pukulan pada kepala.

Pengedar Jadikan Sungai Malinau Jalur Pengiriman Sabu ke Bulungan

Hubungan korban dan terlapor terbilang panjang. Sejak bayi sekitar tahun 2004, korban mendapat asuhan pelaku karena memiliki riwayat kejang semasa kecil. Meski tanpa hubungan darah, keluarga selama ini menganggap pelaku sebagai bagian keluarga karena telah merawat korban hingga dewasa.

Salman menuturkan pihak keluarga langsung melapor ke polisi pada hari kejadian. Pihak keluarga berharap proses hukum berjalan cepat. Beberapa saksi juga telah memberikan keterangan kepada penyidik.

POLISI PERIKSA LIMA SAKSI

Kanit Identifikasi Polresta Balikpapan, Iptu Sukaca Bayu Sakti, membenarkan laporan tersebut.

“Kami dari Polresta Balikpapan, khususnya Unit PPA, telah menerima laporan itu. Kami sedang mendalami seluruh keterangan saksi sekitar TKP serta mengumpulkan bukti yang berkaitan dengan kejadian,” ujarnya.

Ia menyebut penyidik telah meminta keterangan sedikitnya lima saksi, dan sudah membuat berita acara pemeriksaan. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

Mantan Kapolres Bima Kota Tersangka Narkoba, Hukuman Berat Menanti

“Untuk detail barang bukti nanti akan sampaikan saat rilis resmi oleh pimpinan. Sementara terlapor masih dalam tahap pemeriksaan dan pendalaman,” jelasnya.

Hingga kini, Polresta Balikpapan masih menelusuri kronologi lengkap peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan adanya kekerasan sebelumnya. Proses penyelidikan terus berjalan sembari memastikan kondisi korban mendapat perhatian dan perlindungan. (bro2)