BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Harga emas hari ini mengalami tekanan cukup dalam setelah harga emas dunia anjlok dan turun dari level psikologis 5.000 dolar AS per troy ons. Penurunan tajam harga emas hari ini langsung berdampak pada harga emas batangan dalam pasar domestik, termasuk emas Antam.
Pada perdagangan global, Senin (16/2/2026), harga emas hari ini dalam pasar spot merosot 3,53 persen dan ditutup di kisaran 4.905 dolar AS per troy ons. Posisi ini menjadi level terendah dalam sepekan terakhir.
Analis menilai penurunan terjadi bukan karena faktor fundamental besar, melainkan tekanan teknis dan aksi jual masif. Setelah harga gagal bertahan atas 5.000 dolar AS, sistem perdagangan algoritma memicu aksi jual secara serentak.
Koreksi emas juga berlangsung bersamaan dengan pelemahan pasar saham Amerika Serikat. Indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat melemah signifikan sehingga memperkuat sentimen negatif pasar keuangan global.
DAMPAK LANGSUNG KE PASAR DOMESTIK
Dampak penurunan global langsung terasa dalam pasar domestik. Harga emas hari ini, terutama emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) untuk pecahan 1 gram tercatat Rp2.904.000 per gram, turun Rp43.000 ketimbang hari sebelumnya.
Harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut melemah. Pada perdagangan yang sama, buyback berada pada level Rp2.688.000 per gram, turun Rp53.000.
Penurunan ini menarik perhatian investor ritel yang sebelumnya melihat harga emas bergerak tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
PROSPEK DAN SIKAP INVESTOR
Meski demikian, analis menilai koreksi masih tergolong wajar setelah reli panjang beberapa bulan terakhir. Secara fundamental, emas masih didukung ketidakpastian geopolitik, arah suku bunga global, serta permintaan sebagai aset lindung nilai.
Bagi investor, kondisi ini memunculkan dua pilihan. Sebagian memilih menahan emas sambil menunggu stabilisasi harga, sementara lainnya melihat koreksi sebagai peluang beli.
Investor jangka panjang masih menilai bahwa menyimpan emas layak sebagai instrumen perlindungan nilai. Namun, pelaku pasar tetap perlu mencermati volatilitas jangka pendek, terutama jika tekanan teknis global berlanjut.
Pergerakan harga emas hari ini dan selanjutnya akan sangat bergantung pada stabilitas pasar global dan respons investor terhadap kondisi bursa saham internasional. (bro2)


