BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Jam Pelajaran SMP Balikpapan Hanya 30 Menit Selama Ramadan

Jam Pelajaran SMP Balikpapan Hanya 30 Menit Selama Ramadan

Pemkot Balikpapan menetapkan penyesuaian belajar Ramadan 2026. Jam pelajaran SMP dipangkas menjadi 30 menit, kegiatan ibadah dan karakter diperkuat. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Suasana belajar selama Ramadan tahun ini akan terasa berbeda bagi pelajar Balikpapan. Pemerintah kota menetapkan penyesuaian waktu belajar agar siswa tetap fokus belajar sekaligus leluasa menjalankan ibadah puasa.

Pemerintah menetapkan salah satu perubahan utama berupa pemangkasan durasi jam pelajaran tingkat SMP menjadi 30 menit per mata pelajaran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menjelaskan aturan berlaku bagi seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, serta SPNF, baik negeri maupun swasta. Kebijakan merujuk pada Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, serta Menteri Dalam Negeri tertanggal 13 Februari 2026 tentang pembelajaran selama Ramadan.

“Penyesuaian itu agar kegiatan belajar mengajar tetap efektif, sekaligus memberi ruang bagi siswa untuk menjalankan ibadah puasa dengan baik,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Pada 18-21 Februari 2026, siswa menjalani belajar mandiri bersama keluarga, lingkungan ibadah, atau masyarakat sesuai penugasan sekolah. Pihaknya pun mengimbau sekolah tidak memberi tugas berat. Penugasan harus sederhana, menyenangkan, serta tidak memicu biaya tambahan maupun penggunaan gawai secara berlebihan.

Kasdam VI/Mlw Pimpin Sertijab, Komandan Yonzipur dan Yonarmed Berganti

Selanjutnya mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026, kegiatan belajar kembali berlangsung dalam kelas dengan jadwal baru. Seluruh aktivitas mulai pukul 08.00 Wita.

Durasi belajar berbeda tiap jenjang. PAUD mendapat alokasi 60 menit per hari. SD/Paket A kelas 1–3 selama 90 menit. SD/Paket A kelas 4–6 selama 150 menit. SMP/Paket B tetap mengikuti jadwal, namun satu jam pelajaran menjadi 30 menit.

Selain kegiatan akademik, sekolah juga mengisi Ramadan dengan kegiatan penguatan iman, takwa, serta pembentukan karakter. Siswa Muslim agar mengikuti tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, dan kajian keislaman. Sementara siswa non-Muslim mengikuti bimbingan rohani sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

PROGRAM SEDEKAH JARIYAH

Pihaknya juga mendorong Gerakan Sedekah Jariyah pada 23 Februari-5 Maret 2026. Menghimpun sumbangan sukarela melalui MKKS dan K3S tiap kecamatan, lalu menyalurkannya ke masjid melalui Disdikbud serta rangkaian Safari Ramadan Pemkot Balikpapan.

Libur bersama Idulfitri berlangsung pada 16–20 Maret dan 23-27 Maret 2026. Kegiatan belajar kembali normal mulai 30 Maret 2026. Selama masa libur, siswa agaar memanfaatkan waktu untuk bersilaturahmi bersama keluarga dan masyarakat.

Jadwal Buka Puasa Hari Kedua Ramadan di Balikpapan

Sedangkan untuk tenaga pendidik, total jam kerja efektif selama Ramadan menjadi 32 jam 30 menit per minggu, mengikuti ketentuan dalam Surat Edaran Wali Kota Balikpapan.

“Kami berharap, kebijakan ini mampu menjaga keseimbangan antara kualitas pembelajaran dan kekhusyukan ibadah selama Ramadan,” pungkas Irfan.