EKONOMI
Beranda / EKONOMI / Whiz Prime Balikpapan Bersiap Hadapi Dampak Pemangkasan TKD

Whiz Prime Balikpapan Bersiap Hadapi Dampak Pemangkasan TKD

Whiz Prime Hotel Balikpapan mencatat okupansi 78 persen sepanjang 2025. Lonjakan tamu terjadi pada Juli dan awal November karena sejumlah agenda besar. (Instagram/Intiwhiz International)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Whiz Prime Hotel Balikpapan telah mencatatkan tingkat okupansi 78 persen sejak Januari hingga mendekati akhir November 2025. Tamu yang menginap paling tinggi terjadi pada Juli dan awal November lalu.

General Manager Whiz Prime Hotel Balikpapan, Andi Nurwahyu Jaelani Ramadhan menyebut okupansi tertinggi pada Juli 2025 karena adanya event dari Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).

“Setelah itu agak melambat, dan okupansi naik lagi pada awal November karena ada event Balikpapan Fest,” kata Wahyu, Kamis (27/11/2025).

Kemudian ada juga kegiatan korporasi saat menjelang akhir tahun yang ikut berkontribusi untuk menambah tingkat okupansi. “Ya seperti mengadakan berbagai training dan membutuhkan akomodasi hotel,” imbuhnya.

Sementara itu, manajemen Whiz Prime Hotel Balikpapan tetap optimistis menatap tantangan pada 2026 mendatang. Terutama mengenai dampak dari pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.

8+ Coffee, Nongkrong Sehat dengan Panorama Kota Balikpapan

“Memang ekonomi makro akan susah kami atur, tapi kita tidak akan bergantung ke sana. Kami akan berusaha mengupayakan apa saja yang bisa kami jalankan,” ucapnya dengan yakin.

Whiz Prime Hotel Balikpapan, lanjut Wahyu, tetap fokus terhadap pelayanan, produk, kualitas kamar dan kualitas makanan. Selain juga menjaga silaturahmi dengan setiap korporasi.

“Balikpapan ini memiliki segmen korporasi atau perusahaan yang lumayan, mencapai 15 persen. Sedangkan segmen government (pemerintahan), yang turun hanya 2 persen,” ungkapnya.

APLIKASI WHIZ MATE

Selain itu, Whize Prime Hotel Balikpapan juga mengoptimalkan program loyalty member melalui aplikasi Whiz Mate. Salah satuya program menginap 10 kali stay akan mendapatkan tambahan satu malam.

“Jadi tamu kami tinggal end roll saja. Jadi sudah banyak tamu yang memiliki aplikasi ini dan menjadi selling point yang kami punya,” tambahnya.

Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan Senin Besok, Kilang Terbesar RI

Manajemen Whiz Prime Hotel Balikpapan menyadari akan susah untuk mengharapkan kegiatan pemerintah berlangsung dalam hotel bintang tiga yang memiliki 149 kamar tersebut.

“Mudah-mudahan ada sektor lain yang berjalan untuk meningkatkan okupansi. Kalau untuk booking akhir tahun ini biasanya dari family, orang yang liburan, kebanyakan seperti itu. Mereka juga berasal dari luar kota seperti Bontang, Sangatta, dan Tanah Grogot,” pungkas Wahyu.