BERANDAPOST.COM, PENAJAM – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat progres pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) depan Stadion Panglima Sentik telah mencapai 95 persen. Saat ini, tim pelaksana fokus menyelesaikan pekerjaan tahap akhir.
Kepala Bidang (Kabid) Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan, Khairil Achmad, menyampaikan bahwa pekerjaan yang tersisa mencakup perapian kawasan, perawatan fasilitas, serta perbaikan kecil untuk beberapa titik.
“Progres pembangunan sudah mencapai 95 persen. Sekarang kami menyelesaikan pekerjaan finishing, melakukan perawatan, dan memperbaiki bagian-bagian kecil,” kata Khairil, Rabu (7/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa proyek RTH tersebut menghadirkan sejumlah fasilitas pendukung bagi masyarakat. Pembangunan tersebut meliputi 15 unit bangunan untuk pelaku UMKM, gedung ekonomi kreatif, bangunan pengelola, toilet umum, venue kegiatan, serta lintasan jogging track.
Pihaknya mulai mengontrak proyek ini sejak 17 Juli 2024. Namun, pelaksana proyek menghadapi beberapa kendala yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian pekerjaan.
Khairil menyebutkan bahwa faktor cuaca, keterbatasan kemampuan keuangan daerah, serta kelangkaan tenaga kerja menghambat pelaksanaan proyek. Meski demikian, pihaknya tetap memberikan kesempatan penyelesaian karena progres pembangunan telah mencapai tahap signifikan.
“Kami melihat progresnya sudah cukup jauh. Karena itu, kami memberi kesempatan penyelesaian agar proyek ini tidak mangkrak dan masyarakat dapat segera memanfaatkannya,” jelas Khairil.
ANGGARAN MASIH TERSENDAT
Ia menambahkan bahwa hingga akhir masa kontrak, pembangunan RTH baru mencapai 86 persen. Dari sisi keuangan, pemerintah daerah juga menghadapi keterbatasan dalam pembayaran kepada pihak ketiga.
“Sesuai edaran Bupati, sampai 13 Desember 2025 pemerintah hanya mampu membayar maksimal 70 persen kepada pihak ketiga. Untuk proyek RTH depan stadion ini, pemerintah baru membayarkan sekitar 50 persen atau baru termin pertama. Termin kedua belum cair,” ungkap Khairil.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp24 miliar untuk pembangunan RTH depan Stadion Panglima Sentik.
Disperkimtan menargetkan penyelesaian seluruh pekerjaan pada 7 Februari 2025. Namun, ia berharap kontraktor dapat menyelesaikan proyek lebih cepat, yakni pada akhir Januari.
“Kami menargetkan selesai pada 7 Februari, tetapi kami berharap akhir Januari sudah rampung. Dengan progres 95 persen, kami optimistis proyek ini dapat selesai tepat waktu. Jika tidak, sanksi tetap berlaku,” pungkasnya. (bro2)



