BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menprakirakan intensitas hujan untuk wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) masih tinggi dalam beberapa pekan ke depan. Wilayah ini kini memasuki puncak musim hujan yang umumnya terjadi pada Januari.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, menjelaskan kondisi tersebut sesuai pola klimatologis.
“Desember dan Januari merupakan puncak musim hujan untuk Kaltim, khususnya Kota Balikpapan. Perlu mewaspadai kondisi ini terutama pada Januari,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).
Carolina menyampaikan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terjadi pada berbagai daerah. BMKG memprediksi hujan akan turun secara merata, terutama pada siang hingga malam hari.
“Untuk minggu ini sampai beberapa minggu ke depan, masih terdapat potensi hujan sedang hingga lebat pada berbagai wilayah,” jelasnya.
BMKG mencatat sejumlah wilayah berpotensi terdampak, antara lain Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Berau, Penajam Paser Utara, dan Kota Balikpapan. Hujan kategori sedang memiliki curah harian sekitar 30 hingga 50 milimeter. Sementara curah di atas 50 milimeter per hari masuk kategori hujan lebat.
“Kalau curah hujan harian sudah melebihi 50 milimeter, itu termasuk hujan lebat,” paparnya.
Selain hujan, BMKG juga mewaspadai potensi petir dan angin kencang. Carolina menjelaskan dinamika atmosfer regional turut memengaruhi kondisi cuaca, termasuk kemunculan siklon tropis pada wilayah selatan Pulau Jawa.
“Keberadaan siklon tropis memang bisa mengurangi total curah hujan, tetapi justru meningkatkan potensi cuaca ekstrem seperti petir dan angin kencang,” ungkapnya.
BMKG mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam beraktivitas saat cuaca buruk. Termasuk juga rutin memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini dari sumber resmi.
“Kami mengimbau masyarakat agar menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG,” pungkasnya. (bro2)



