HUKRIM
Beranda / HUKRIM / Warga Sangasanga Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan

Warga Sangasanga Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan

Tim SAR gabungan menemukan warga Sangasanga yang tenggelam di Sungai Mahakam. Korban ditemukan meninggal sekitar lima kilometer dari lokasi kejadian. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, SANGASANGA – Polsek Sangasanga bersama tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang warga yang sebelumnya hilang akibat tenggelam di Sungai Mahakam. Peristiwa tersebut terjadi sekitar Jetty PT Astiku Sakti, RT 02 Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Korban berinisial RTH (38), warga Kecamatan Sangasanga. Tim menemukan korban pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 09.30 Wita. Lokasinya perairan Sungai Muara Pegah, Kelurahan Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa. Lokasi penemuan berjarak sekitar lima kilometer dari titik awal kejadian.

Kapolsek Sangasanga AKP Muhamad Zulhijah menjelaskan laporan awal korban tenggelam pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 19.25 Wita. Kejadian berlangsung dekat kawasan Jetty PT Astiku Sakti saat korban beraktivitas sekitar perairan Sungai Mahakam.

Setelah menerima laporan, Polsek Sangasanga langsung melakukan koordinasi lintas instansi. Aparat bergerak cepat menggelar pencarian intensif bersama tim SAR gabungan.

“Polsek Sangasanga bersama Polairud Polres Kutai Kartanegara segera melakukan pencarian dengan melibatkan unsur TNI, BPBD, relawan, serta pihak perusahaan setempat,” ujar AKP Muhamad Zulhijah, Jumat (9/1/2026).

Bayi Dibuang ke Parit Jalan Gerilya Samarinda, Pelakunya Janda

Tim SAR gabungan melibatkan Polairud Polres Kutai Kartanegara, TNI AL, BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara, BPBD Provinsi Kalimantan Timur, BPBD Kota Samarinda, serta relawan Kecamatan Sangasanga dan Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran. Personel Polsek Sangasanga turut mengamankan lokasi, mengumpulkan informasi, dan mendampingi keluarga korban.

Petugas menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Aparat kepolisian kemudian menjalankan prosedur lanjutan dengan berkoordinasi bersama keluarga dan instansi terkait.

Selanjutnya, petugas membawa jenazah ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas sekitar Sungai Mahakam, terutama pada malam hari dan kawasan jetty,” pungkas AKP Muhamad Zulhijah.(bro2)

KUHP Baru Berlaku, Kejari Balikpapan Kaji Pidana Kerja Sosial