PPU
Beranda / DAERAH / PPU / Ekowisata Mangrove Penajam Destinasi Unggulan Penyangga IKN

Ekowisata Mangrove Penajam Destinasi Unggulan Penyangga IKN

Pemkab PPU siapkan Ekowisata Mangrove Penajam sebagai destinasi unggulan penyangga IKN. Titian mangrove bakal diperpanjang hingga 300 meter. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) menyiapkan strategi pengembangan pariwisata untuk menyambut kehadiran penduduk Ibu Kota Nusantara (IKN). Pemkab PPU menempatkan Ekowisata Mangrove Penajam sebagai destinasi unggulan penyangga ibu kota negara.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU, Rusli, menegaskan kawasan penyangga IKN harus memiliki pilihan wisata yang beragam. Ia menilai karakter calon penduduk IKN yang mayoritas berasal dari Jakarta dan sekitarnya membutuhkan destinasi rekreasi yang berbeda dari lingkungan asal mereka.

“Penduduk IKN rata-rata dari Jakarta dan sekitarnya. Biasanya mereka berlibur ke Puncak atau destinasi sejenis,” ujar Rusli, Minggu (11/1/2026).

Rusli menjelaskan, keterbatasan objek wisata berpotensi menimbulkan kejenuhan. Ketergantungan pada satu destinasi saja akan membuat daya tarik daerah cepat menurun.

“Kalau hanya Gua Tapak Raja, tentu cepat bosan. Penduduk IKN masa depan itu ibarat orang gunung, maunya wisata pantai. Sementara kawasan IKN tidak punya laut dan jaraknya cukup jauh,” katanya.

Pemkab PPU Irit Belanja Infrastruktur, Fokus Layanan Dasar

Melihat kondisi tersebut, pihaknya mendorong pengembangan wisata pesisir. Rusli menyebut Ekowisata Mangrove Penajam yang berada kawasan Kelurahan Kampung Baru memiliki potensi besar untuk menjawab kebutuhan wisata pantai bagi warga IKN.

“Kami fokus menambah panjang titian atau jembatan Ekowisata Mangrove Penajam. Upaya ini terus kami percepat,” ucapnya.

TINGKATKAN FASILITAS EKOWISATA MANGROVE

Selain itu, juga akan ada perpanjangan titian mangrove sepanjang 300 meter ke arah laut. Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan utama dalam pelaksanaannya.

“Dengan anggaran terbatas, kami tetap berupaya. Kami juga mencari sumber pendanaan luar APBD,” jelas Rusli.

Saat ini, pihaknya masih menjalankan kajian pengembangan kawasan. Rusli menegaskan pihaknya akan melibatkan tenaga ahli untuk merancang desain titian yang sesuai dengan karakter perairan setempat.

Warga Pesisir PPU Segera Terima Sambungan Air Gratis

“Kami akan memanfaatkan tenaga ahli untuk menyusun desain yang sesuai kondisi laut. Saat ini masih tahap kajian,” pungkasnya. (bro3)