BERANDAPOST.COM, PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, memastikan proses mutasi dan rotasi pejabat Pemkab PPU akan segera rampung. Pemerintah daerah menargetkan langkah ini mampu memperlancar roda pemerintahan dan pelayanan publik.
Mudyat menegaskan proses mutasi terus berjalan dan tidak berkaitan dengan persoalan tertentu. Pemerintah daerah murni melakukan penyegaran organisasi agar kinerja tetap optimal.
“Jadi kita percepat supaya jalannya pelayanan lancar. Ini murni penyegaran, enggak ada yang lain-lain,” ujar Mudyat usai meluncurkan Mall Pelayanan Publik Daerah (MPPD), Rabu (14/1/2026).
Ia menjelaskan rotasi menyasar pejabat eselon II. Menurutnya, pejabat tidak boleh terlalu lama menempati satu jabatan agar kapasitas dan pengalaman terus berkembang.
“Namanya penyegaran, pejabat itu enggak boleh lama-lama dalam jabatan yang sama. Kalau terlalu lama, enggak bisa berkembang. Jadi kita rotasi supaya kemampuannya tidak hanya satu bidang, tapi bisa bergerak ke bidang lain,” jelasnya.
Mudyat menyebut peluang promosi tetap terbuka, terutama untuk mengisi jabatan yang masih kosong. Namun, seluruh proses mutasi, rotasi, dan promosi tetap mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kalau promosi tentu saja bagus, tapi itu paling untuk jabatan yang kosong. Sistem kepegawaian tidak memungkinkan kita melakukan hal di luar peraturan. Jadi semua sesuai ketentuan,” tegasnya.
Sebelumnya, Pemkab PPU telah melaksanakan uji kompetensi atau job fit serta evaluasi kinerja pejabat eselon II. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses mutasi dan rotasi.
Hasil job fit tersebut keluar pada awal Januari 2026. Seluruh pejabat eselon II mengikuti proses tersebut dengan total 31 peserta. Saat ini, dari 31 jabatan eselon II, empat posisi masih kosong dan sementara terisi oleh pelaksana tugas.
“Kita berharap melalui mutasi dan rotasi ini, kinerja organisasi pemerintahan semakin optimal dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus meningkat,” imbuhnya. (bro2)



