OLAHRAGA
Beranda / OLAHRAGA / Comeback Gila Chelsea, Derby London Berakhir Ricuh

Comeback Gila Chelsea, Derby London Berakhir Ricuh

Chelsea menaklukkan West Ham 3-2 lewat comeback dramatis di Stamford Bridge, laga berakhir ricuh dan Todibo kena kartu merah. (Getty Images Sport)

BERANDAPOST.COM, LONDON – Stamford Bridge bergemuruh, tetapi bukan hanya karena kemenangan. Laga Chelsea kontra West Ham United berubah menjadi malam penuh emosi, dan kekacauan. The Blues membalikkan keadaan secara sensasional untuk menang 3-2, lalu menutup laga dengan keributan massal pada masa injury time.

West Ham sempat berada di ambang kemenangan besar. Gol cepat Jarrod Bowen dan Crysencio Summerville membawa The Hammers unggul 2-0 atas tuan rumah. Chelsea tampak tertekan, sementara tamu bermain efektif dan disiplin sepanjang babak pertama.

Namun, cerita berubah selepas jeda. Chelsea bangkit dengan intensitas tinggi. Joao Pedro membuka harapan, Marc Cucurella menyamakan kedudukan, lalu Enzo Fernandez melengkapi comeback dramatis yang membuat publik Stamford Bridge meledak dalam euforia.

Ketegangan mencapai puncaknya pada masa tambahan waktu. Cucurella menjadi pusat perhatian ketika berusaha membiarkan bola keluar lapangan demi mengamankan kemenangan. Aksi itu bahkan memancing emosi Adam Traore yang melayangkan dorongan keras.

Situasi memanas dalam hitungan detik. Traore mendorong Pedro, lalu Jean-Clair Todibo ikut masuk ke pusaran konflik. Bek West Ham tersebut mencengkeram leher Pedro. Wasit kemudian meninjau insiden melalui VAR dan langsung mengganjar Todibo kartu merah.

Persiba Tumbang Lagi, Leonard Tetap Optimistis Tatap Putaran Tiga

Keributan meluas. Cole Palmer dan Konstantinos Mavropanos terlibat adu argumen. Bahkan para penjaga gawang turun tangan untuk meredakan situasi sebelum laga benar-benar berakhir.

CUCURELLA: KAMI BERJUANG BERSAMA

Usai pertandingan, Cucurella menyoroti mentalitas tim yang menjadi kunci kebangkitan. Ia menilai respons Chelsea pada babak kedua menunjukkan karakter sesungguhnya.

“Saat turun minum kami berbicara. Ini soal mentalitas dan keinginan. Kami menunjukkan energi dan hasrat yang besar pada babak kedua,” ujar Cucurella kepada Sky Sports.

Ia juga mengungkap pesan pelatih Liam Rosenior kepada tim. Menurutnya, kepercayaan diri dan keberanian menekan lawan menjadi faktor pembeda.

Joao Pedro bahkan menyampaikan nada serupa. Ia mengakui tensi tinggi menjadi bagian dari laga, tetapi menegaskan kekuatan skuad Chelsea.

Garuda Futsal Berjaya, Indonesia Juara Grup A Piala Asia

“Kadang hal seperti ini terjadi. Kami memiliki tim yang kuat dan saling percaya. Ini juga hari spesial,” katanya.

Kemenangan ini tidak sekadar tiga poin. Data Opta mencatat Chelsea untuk pertama kalinya mampu memenangkan pertandingan setelah tertinggal dua gol atau lebih pada babak pertama. Dari 57 laga dengan kondisi serupa, inilah comeback perdana The Blues.

Derby London pun berakhir dengan catatan sejarah, euforia, dan luka emosi yang mungkin masih terasa lama setelah peluit panjang berbunyi. (bro2)