PPU
Beranda / DAERAH / PPU / Disperkimtan PPU Tuntaskan PSU Empat Perumahan Subsidi

Disperkimtan PPU Tuntaskan PSU Empat Perumahan Subsidi

Kabid Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan Disperkimtan PPU, Khairil Achmad. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, PENAJAM – Sepanjang tahun lalu, Disperkimtan Kabupaten Penajam Paser Utara menuntaskan pembangunan bantuan Prasarana, Sarana, dan Utilitas pada empat perumahan subsidi. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

Kepala Bidang Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan PPU, Khairil Achmad, memastikan alokasi APBD menyasar infrastruktur dasar. Program tersebut mencakup Perumahan AGIS 1, BTN Kilometer 4, Mutiara Labangka, dan Rawa Indah.

“Bentuk kegiatannya lebih banyak pada penanganan saluran drainase, mengingat intensitas hujan yang cukup tinggi,” ujar Khairil, Rabu (4/2/2026).

Selain itu juga menata area lapangan belakang Perumahan BTN Kilometer 4. Pemasangan paving block mengubah ruang tersebut menjadi fasilitas publik yang lebih fungsional.

“Sekarang lapangan itu bisa berguna bagi warga untuk berbagai kegiatan, seperti acara hajatan atau pernikahan. Bahkan jadi kantong parkir saat malam hari,” jelas Khairil.

Mudyat Noor Pastikan Program PPU Topang Agenda Nasional

Sementara itu, Khairil mencatat sebanyak 20 pengembang telah menghibahkan lahan serta infrastruktur PSU kepada pemerintah daerah. Menurutnya, intervensi pemerintah memegang peran penting bagi perumahan subsidi MBR.

Ia menjelaskan, harga jual rumah MBR berada pada kisaran Rp160 juta hingga Rp182 juta. Batasan tersebut membuat pengembang perlu dukungan untuk penyediaan infrastruktur dasar.

“Pengembang juga harus menyiapkan badan jalan, drainase, dan infrastruktur lainnya. Jadi pemerintah memang harus hadir memberikan bantuan,” tuturnya.

Sementara itu, Disperkimtan tidak menempatkan perumahan komersial sebagai prioritas bantuan. Pemerintah menilai segmen tersebut telah memiliki kemampuan pendanaan memadai.

“Kalau perumahan komersial kan sudah menjual dengan harga tinggi, seharusnya fasilitas juga sudah ada. Prioritas kami tetap pada perumahan subsidi atau rumah MBR,” tegas Khairil. (bro3)

Polres PPU Uji Coba SPPG Mulai Pekan Depan