BERAU
Beranda / DAERAH / BERAU / Brimob Perbaiki Jembatan Desa Tumbit Dayak, Akses Warga Lancar

Brimob Perbaiki Jembatan Desa Tumbit Dayak, Akses Warga Lancar

Brimob Polda Kaltim bersama warga memperbaiki jembatan Desa Tumbit Dayak, Kabupaten Berau. Akses vital masyarakat pulih, aktivitas ekonomi kembali lancar. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, TANJUNG REDEB – Akses warga Desa Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau kembali pulih setelah personel Satuan Brimob Polda Kaltim melakukan perbaikan jembatan yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat.

Sejak pagi, personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor bekerja bersama warga. Satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) turun langsung memperkuat struktur jembatan serta mengganti bagian yang rusak. Kegiatan berada di bawah komando Danki 3 AKP M. Hendro Frihandoko.

Infrastruktur jembatan sepanjang sekitar 7 meter dengan lebar 4 meter itu memegang peran penting bagi mobilitas warga. Jalur tersebut menjadi lintasan utama angkutan hasil pertanian dan kebutuhan ekonomi harian.

Suasana gotong royong terasa kuat selama pengerjaan. Warga membantu mengangkat material, sementara personel Brimob fokus pada penguatan konstruksi. Kebersamaan itu memperlihatkan kemitraan yang erat antara aparat dan masyarakat pedesaan.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai menegaskan kegiatan tersebut merupakan wujud Bakti Brimob untuk Masyarakat. Menurutnya, kehadiran Brimob tidak hanya berkaitan dengan tugas pengamanan, tetapi juga dukungan terhadap kebutuhan dasar warga.

Pemkab Berau Ingatkan ASN Maksimalkan Zakat Jelang Ramadan

“Jembatan ini merupakan sarana penting bagi kehidupan masyarakat Desa Tumbit Dayak. Dengan perbaikan ini, kami harapkan aktivitas ekonomi dapat berjalan lancar dan keselamatan warga saat melintas lebih terjamin,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Ia juga mengajak masyarakat menjaga fasilitas umum agar manfaatnya bertahan lama. Kolaborasi dan kepedulian bersama, lanjutnya, menjadi kunci pembangunan desa yang berkelanjutan sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman.

“Dengan kebersamaan, segala tantangan bisa kita hadapi. Mari jaga sarana publik ini demi kemajuan desa dan kesejahteraan bersama. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya. (bro2)