PPU
Beranda / DAERAH / PPU / Mudyat Noor Perkuat Sinergi Tekan Inflasi PPU saat Ramadan

Mudyat Noor Perkuat Sinergi Tekan Inflasi PPU saat Ramadan

Bupati PPU (kanan) Mudyat Noor perkuat sinergi lintas daerah untuk menekan inflasi saat Ramadan 1447 H. Pemkab PPU jalankan strategi 4K dan pasar murah. (Berandapost.com/Humas Pemkab PPU)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Bupati Penajam Paser Utara (PPU),  Mudyat Noor bergerak cepat menjaga stabilitas ekonomi saat Ramadan 1447 Hijriah. Ia bahkan memperkuat sinergi lintas wilayah bersama Pemerintah Kabupaten Paser dan Pemerintah Kota Balikpapan.

Salah satu upayanya melalui High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) gelaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Rabu (18/2/2026) lalu.

Mudyat menilai kolaborasi antardaerah menjadi kunci menekan lonjakan harga saat hari besar keagamaan. Ia meminta seluruh jajaran TPID bergerak cepat mengantisipasi kenaikan permintaan bahan pokok.

“TPID memegang peran strategis menjaga ketersediaan dan stabilitas harga. Kita harus perkuat kemitraan daerah, termasuk kerja sama BUMD sektor pangan untuk antisipasi pasokan luar Kalimantan,” tegasnya, Sabtu (21/2/2026).

STRATEGI 4K DAN AKSI LAPANGAN

Pemkab PPU menjalankan strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Pengunjung Perpustakaan Penajam Melonjak 300 Persen

Mudyat memastikan strategi itu berjalan lewat aksi nyata. Tim turun langsung menggelar subsidi dan pasar murah pada awal 2026.

Dinas KUKM Perindag menggelar operasi pasar murah Kecamatan Sepaku pada 27 Januari 2026. Pemerintah juga mengadakan Gerakan Pangan Murah Desa Karang Jinawi pada 10 Februari dan Desa Bukit Subur pada 12 Februari 2026.

Langkah itu menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah tantangan pasokan.

DORONG KEMANDIRIAN PANGAN

Mudyat juga mendorong transformasi sektor produksi pangan lokal. Ia mengajak petani dan nelayan memperkuat kemitraan agar PPU tidak terus bergantung pada pasokan luar daerah.

Langkah tersebut sejalan dengan kesiapan PPU mendukung program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia bahkan memastikan pemenuhan gizi nasional tetap aman tanpa mengurangi stok rutin warga.

PLN Perkuat UMKM Agrowisata Api-Api Penajam Lewat TJSL

“Kita harus penuhi kebutuhan pangan untuk SPPG tanpa ganggu stok masyarakat. Dunia usaha dan warga harus terlibat aktif,” ujarnya.

Sebelumnya dalam HLM TPID, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, mengapresiasi kepemimpinan Mudyat Noor. Ia menilai inovasi ketahanan pangan, termasuk pemanfaatan pekarangan rumah untuk cabai dan tomat, sebagai langkah responsif menghadapi dinamika pasar.

Menurutnya, sinergi PPU, Paser, dan Balikpapan mampu membangun benteng ekonomi kuat bagi Kalimantan Timur. Inflasi pun juga tetap terjaga pada sasaran rendah dan terukur. (bro2)