BERANDAPOST.COM, PENAJAM – Seorang penumpang perempuan menggegerkan warga di Dermaga Pelabuhan Feri Penajam pada Minggu (18/1/2026) siang. Ia nekat melompat dari atas kapal Feri Goropa ke arah laut karena dugaan tidak kuat menahan tekanan psikologis akibat ancaman yang ia terima melalui media sosial (medsos).
Peristiwa ini bermula sekira pukul 13.30 WITA. Saat itu, kapal Feri Goropa baru saja tiba dari Balikpapan dan sedang melakukan proses sandar. Ketika para penumpang lain bersiap turun, secara tiba-tiba perempuan tersebut berlari menuju pintu darurat dan langsung melompat ke perairan.
Melihat aksi nekat tersebut, para Anak Buah Kapal (ABK) yang bertugas langsung bereaksi cepat. Mereka terjun ke laut untuk meraih tubuh korban sebelum terseret arus lebih jauh. Petugas kemudian membawa korban ke Klinik Pelabuhan ASDP Penajam untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kapolsek Penajam AKP Saifuddin, mengonfirmasi bahwa korban selamat dan kini dalam kondisi stabil.
“Korban mengalami tekanan psikologis akibat adanya ancaman dan pemerasan melalui media sosial. Rasa takut dan malu membuat korban mengambil langkah nekat,” jelas AKP Saifuddin saat memberikan keterangan resmi.
POLISI DALAMI DUGAAN PEMERASAN
Saat ini, pihak kepolisian memberikan pendampingan psikis, penyidik juga mulai mendalami motif dugaan tindak pidana pengancaman dan pemerasan yang memicu aksi nekat tersebut.
“Kami tengah melakukan pendalaman terkait dugaan tindak pidana pengancaman dan pemerasan kepada korban,” tambah AKP Saifuddin.
Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak memendam sendiri persoalan yang berkaitan dengan kejahatan digital.
“Polres PPU meminta warga segera melapor melalui Call Center 110 Polri jika menjadi korban intimidasi dalam dunia maya,” imbuhnya. (bro3)



