BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda melakukan perombakan skuad menjelang putaran kedua Super League 2025/2026. Manajemen klub meminjamkan dua pemain asing, Douglas Coutinho dan Aldair Simanca, sebagai bagian dari strategi memperkuat tim pada sisa kompetisi.
Pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, menyebut kebijakan tersebut bertujuan membuat komposisi tim lebih seimbang. Klub juga ingin membuka ruang finansial agar bisa mendatangkan pemain baru.
“Pada putaran kedua, kami ingin mengatur skuad dengan cara berbeda. Untuk membawa pemain baru, kami harus memiliki anggaran yang cukup,” ujar Lefundes.
Lewat skema peminjaman itu, Borneo FC berhasil mendatangkan Marcos Astina. Klub juga menyetujui tawaran Penang FC yang meminjam Douglas Coutinho.
Lefundes mengakui kondisi finansial Borneo FC tidak sebesar beberapa tim papan atas lainnya. Namun, ia tetap bangga dengan capaian Pesut Etam pada putaran pertama kompetisi.
“Faktanya, tim-tim di atas kami mengeluarkan biaya jauh lebih besar. Tetapi kami menuntaskan putaran pertama pada posisi kedua,” tegasnya.
Selain merombak komposisi pemain asing, Borneo FC juga menambah kekuatan lini depan. Klub resmi meminjam penyerang Persik Kediri, Mohammad Khanafi, untuk menghadapi putaran kedua.
Pemain berusia 28 tahun tersebut didatangkan untuk menambah daya gedor tim setelah Douglas Coutinho dipinjamkan ke klub Malaysia dan manajemen mengakhiri kerja sama dengan Maicon Souza.
Khanafi memulai karier profesionalnya pada 2022. Pada musim pertamanya, ia mencatatkan 12 penampilan dengan torehan empat gol. Musim berikutnya, ia tampil dalam 25 pertandingan dan mencetak tujuh gol serta satu assist.
Pada musim 2024/2025, Khanafi kembali tampil konsisten dengan catatan tiga gol dan dua assist dari 25 laga. Namanya juga sempat masuk daftar 30 pemain Liga Indonesia All Stars untuk ajang Piala Presiden 2025.
Kini, penyerang berpostur 1,71 meter tersebut siap memulai petualangan baru bersama Pesut Etam. Khanafi memiliki gaya bermain ngotot, sehingga kehadirannya agar mampu memberi variasi serangan dan meningkatkan ketajaman Borneo FC pada putaran kedua Super League. (bro2)



