BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Deretan tandon air berdiri sisi Pos Induk I PJR Kilometer 23, Jalan Soekarno Hatta, Balikpapan Utara. Dari tempat inilah Satuan Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltim menghadirkan bantuan air bersih gratis bagi warga dan pengendara yang melintas.
Program tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan air bersih masyarakat sekitar, yang selama ini harus membeli air dengan harga cukup tinggi. Sat PJR Polda Kaltim memilih hadir langsung melalui aksi sederhana namun berdampak besar bagi kehidupan sehari-hari.
Kanit Unit 1 Sat PJR Direktorat Lantas Polda Kaltim AKP Agus Yusva, mewakili Kasat PJR AKBP Anggara Rustamyono atas arahan Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Ahmad Yanuari Insan, menegaskan bantuan tersebut murni berasal dari inisiatif internal Sat PJR.
“Bantuan ini murni dari Sat PJR Polda Kaltim untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan air bersih. Air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan,” ujar AKP Agus Yusva, Senin (26/1/2026).
Ia menjelaskan, Sat PJR menyiapkan empat unit tandon air berkapasitas sekitar 1.200 liter per unit. Dua tandon menunjang operasional pos, sementara dua tandon yang lain khusus bagi masyarakat.
“Total kapasitas air untuk masyarakat sekitar 2.400 liter. Air bersumber dari sumur bor yang telah melalui proses penyaringan menggunakan alat filter,” jelasnya.
JADI PILOT PROJECT
Menariknya, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas air bersih ini secara gratis tanpa batasan waktu. Warga maupun pengendara dapat mengambil air kapan saja selama 24 jam.
“Warga tinggal pakai saja. Seluruh pemeliharaan menjadi tanggung jawab kami. Tidak ada biaya dan tidak membebani masyarakat sama sekali,” tegas Agus.
Lebih dari sekadar bantuan, program ini menjadi cerminan kehadiran Polri yang dekat dengan kebutuhan warga. Sat PJR ingin menunjukkan peran kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga memberi manfaat sosial secara langsung.
“Ini menjadi pilot project. Kami juga berharap program seperti ini bisa diterapkan pada pos PJR lain,” ucapnya.
Terkait keberlanjutan, Agus menyebut bantuan air bersih akan terus berjalan selama sumber air mencukupi. Sat PJR juga membuka peluang penambahan tandon apabila kebutuhan masyarakat meningkat.
“Kami akan terus melakukan evaluasi. Jika kebutuhan warga bertambah, penambahan tandon siap kami lakukan,” pungkasnya. (bro3)


