BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Harapan keluarga kembali runtuh saat Tim SAR gabungan menemukan dua korban tewas dalam insiden miringnya KM Dharma Kartika IX milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) di Pelabuhan Semayang, Selasa (27/1/2026). Penemuan ini menambah daftar korban jiwa menjadi tiga orang. Dua korban berjenis kelamin perempuan.
Suasana pencarian berubah sunyi saat tim pemantau bergerak cepat menuju lokasi. Wakil Ketua Info Bencana Balikpapan, Andi Ruslan, membenarkan temuan tersebut berdasarkan laporan langsung dari Basarnas.
“Jajaran segera menuju pelabuhan. Tim SAR mengevakuasi korban yang baru ditemukan,” ujar Andi Ruslan dalam pesan suara grup Info Bencana.
Penemuan korban kedua sekitar pukul 14.20 Wita. Tubuh korban tertindih tumpukan peti berisi sayur-sayuran yang bergeser saat kapal kehilangan keseimbangan. Muatan berat itu menutup akses dan menyulitkan proses evakuasi.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Balikpapan, Endrow Sasmita, menjelaskan posisi jenazah berada tak jauh dari korban pertama.
“Jasad korban berada tepat belakang kendaraan korban sebelumnya,” kata Endrow.
Petugas harus memindahkan muatan sayur-mayur satu per satu untuk membuka ruang evakuasi. Proses berlangsung hati-hati karena posisi barang saling menekan dan berisiko bergeser kembali.
Hingga Selasa sore hari, petugas belum dapat memastikan identitas korban berdasarkan laporan pihak keluarga. “Kami belum bisa memastikan apakah korban ini saudari Nani atau Nurlina,” ujar Endrow.
Tim SAR gabungan kemudian melanjutkan pencarian ke seluruh area geladak. Sekaligus memeriksa muatan dengan cermat. Hingga akhirnya, petugas kembali menemukan korban ketiga.
Insiden ini kembali mengingatkan betapa rapuhnya keselamatan saat muatan berat, kendaraan, dan manusia berada dalam satu ruang tanpa kendali penuh.
Sedangkan bagi keluarga korban, pencarian ini bukan sekadar operasi penyelamatan, tetapi penantian panjang yang sarat kecemasan dan duka. (bro2)


