BERANDAPOST.COM, KUALA LUMPUR – Langit Asia Tenggara kembali mencatat babak baru kerja sama penerbangan. Malaysia Airlines Bhd (MAB) dan Singapore Airlines (SIA) meresmikan kemitraan bisnis bersama. Kolaborasi tersebut yang membuka jalan bagi penguatan konektivitas dan fleksibilitas perjalanan antara Malaysia dan Singapura.
Melansir The Star, Jumat (30/1/2026), langkah strategis ini menandai pendalaman kemitraan komersial kedua maskapai, sekaligus memberi lebih banyak pilihan bagi penumpang lintas negara. Dalam pernyataan bersama, kedua operator menyebut formalisasi kemitraan tersebut menyusul persetujuan Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM) pada Januari 2026. Termasuk juga restu Komisi Persaingan dan Konsumen Singapura yang terbit Juli 2025.
“Inisiatif potensial termasuk penerbangan bagi hasil antara kedua negara, produk tarif bersama, jadwal penerbangan terkoordinasi, dan pengaturan perjalanan perusahaan bersama di kedua pasar,” demikian pernyataan bersama MAB dan SIA.
Selanjutnya, Direktur Pelaksana Grup Malaysia Aviation Group (MAG), Datuk Kapten Izham Ismail, menilai kemitraan ini menjadi pijakan penting bagi transformasi jangka panjang perusahaan. Ia menyebut kolaborasi tersebut sejalan dengan Rencana Bisnis Jangka Panjang MAG 3.0.
“Kolaborasi ini menyatukan frekuensi pelengkap dan jadwal yang selaras, memungkinkan konektivitas yang lebih dalam antara Malaysia dan Singapura,” ujar Izham.
Ia menambahkan, penguatan jaringan bersama akan memperbesar daya saing Malaysia Airlines. “Seiring waktu, ini memperkuat posisi kompetitif MAB dengan meningkatkan skala, relevansi, dan ketahanan jaringan di pasar utama,” katanya.
TUMBUHKAN EKONOMI KAWASAN
Sementara itu, Chief Executive Officer Singapore Airlines, Goh Choon Phong, melihat kerja sama ini bukan sekadar soal operasional penerbangan. Menurutnya, kemitraan tersebut juga memperluas nilai layanan bagi pelanggan kedua maskapai.
“Ini juga memperkuat hubungan orang ke orang yang telah berlangsung lama dan mendalam serta perdagangan antara Singapura dan Malaysia. Mendukung juga pertumbuhan ekonomi dan konektivitas yang akan menguntungkan kedua negara,” ucap Goh.
Sebagai catatan, kerja sama MAB dan SIA telah berjalan sejak penandatanganan perjanjian awal pada Oktober 2019. Sejak saat itu, kedua maskapai secara bertahap memperluas pengaturan codeshare.
Saat ini, Singapore Airlines berbagi kode pada layanan Malaysia Airlines rute Kuala Lumpur-Singapura, Kuala Lumpur-London (Heathrow), serta 15 tujuan domestik Malaysia. Sebaliknya, kode Malaysia Airlines tersemat pada layanan SIA rute Singapura-Kuala Lumpur, Singapura-Penang, dan sejumlah destinasi internasional seperti Barcelona, Brussels, Cape Town, Kopenhagen, Istanbul, Johannesburg, London (Heathrow), Roma, hingga Zurich.
Dengan kemitraan yang kini resmi, kedua maskapai berharap sinergi jaringan tersebut mampu menjawab kebutuhan mobilitas kawasan sekaligus memperkuat posisi Asia Tenggara sebagai simpul penerbangan global. (bro2)


