BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Kodam VI/Mulawarman Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer 2026

Kodam VI/Mulawarman Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer 2026

Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan melakukan inspeksi pasukan saat apel Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun Anggaran 2026. (HO - Pendam VI/Mlw)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Kodam VI/Mulawarman resmi memulai Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun Anggaran 2026. Pembukaan berlangsung melalui upacara gelar pasukan yang Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan pimpin, Jumat (13/2/2026).

Sekitar 300 personel mengikuti kegiatan tersebut. Peserta berasal dari unsur Polisi Militer TNI AD, AL, dan AU, Propam Polda Kaltim, Yonif 600/Modang, serta instansi sipil seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Balikpapan. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas instansi dalam penegakan disiplin dan hukum.

Operasi Gaktib dan Yustisi tahun ini mengusung tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju.” Tema tersebut menjadi pedoman bagi prajurit untuk menjaga kehormatan pribadi, satuan, serta institusi.

Fokus operasi mencakup kepatuhan berlalu lintas, pengawasan perilaku prajurit dalam ruang publik dan media sosial, serta penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba, perjudian, termasuk judi online, dan tindak pidana lain.

Dalam amanat Panglima TNI yang Kasdam bacakan, tercatat tren pelanggaran tahun 2025 mengalami penurunan.

Kasdam VI/Mlw Pimpin Sertijab, Komandan Yonzipur dan Yonarmed Berganti

“Operasi Gaktib mengalami penurunan sebesar 5,62 persen, sementara Operasi Yustisi menurun drastis hingga 40,64 persen. Capaian ini adalah kemajuan positif, namun kita tidak boleh lengah. Harus konsisten meningkatkan pembinaan disiplin,” ujar Brigjen TNI Andy Setyawan saat membacakan amanat Panglima TNI.

Panglima TNI juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan aparat Polisi Militer dalam pengawasan dan penindakan pelanggaran, termasuk penggunaan teknologi informasi.

“Prajurit Polisi Militer bahkan harus meningkatkan kemampuan dalam penindakan penyalahgunaan media sosial yang dapat merusak citra TNI. Modernisasi alat peralatan informasi harus semakin optimal untuk mempercepat proses penanganan perkara secara transparan,” tegas Panglima TNI dalam amanatnya.

Melalui operasi ini, Kodam VI/Mulawarman juga berharap pembinaan disiplin prajurit semakin kuat. Selain itu, kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI terus terjaga seiring konsistensi penegakan hukum dan profesionalisme prajurit. (bro2)

Jadwal Buka Puasa Hari Kedua Ramadan di Balikpapan