BERANDAPOST.COM, NUNUKAN – Pertamina Patra Niaga memastikan armada pengganti segera beroperasi untuk melayani distribusi BBM ke wilayah Krayan. Langkah ini perusahaan ambil usai jatuhnya pesawat kargo air tractor yang sebelumnya mengangkut bahan bakar ke daerah perbatasan.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menyatakan perusahaan telah berkoordinasi dengan operator penerbangan guna menjaga kelancaran pasokan energi.
“Saat ini kami sudah mendapatkan kepastian armada pengganti dari operator penerbangan,” jelas Roberth.
Sebelumnya, pesawat jenis Air Tractor AT-802 melayani penerbangan charter kargo dalam rangka mendukung program BBM Satu Harga. Pesawat tersebut telah menuntaskan distribusi ke Long Bawan dan sedang menuju Bandara Juwata Tarakan. Namun jatuh di wilayah Pa’bettung, Kecamatan Krayan Timur.
“Kami menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut serta memberikan penghargaan kepada awak yang menjalankan misi pengantaran energi ke wilayah terpencil,” ucapnya.
Perusahaan memastikan stok dan penyaluran BBM wilayah Krayan dan sekitarnya tetap dalam kondisi aman. Selain armada pengganti, manajemen juga menyiapkan skema distribusi alternatif sebagai langkah mitigasi.
“Untuk menjaga kestabilan pasokan, kami juga telah menyiapkan skema distribusi alternatif sebagai langkah mitigasi guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan,” tambah Roberth.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menjaga suplai energi melalui program BBM Satu Harga, termasuk dengan dukungan armada khusus untuk menjangkau wilayah perbatasan Indonesia. (bro2)


