BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Stok BBM Nasional 20 Hari, DPRD Balikpapan Koordinasi ke Pertamina

Stok BBM Nasional 20 Hari, DPRD Balikpapan Koordinasi ke Pertamina

Pengisian BBM di SPBU Gunung Guntur. Komisi II DPRD Balikpapan menyoroti isu cadangan BBM nasional hanya cukup 20 hari. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Percakapan soal cadangan bahan bakar minyak nasional kembali mencuat. Pernyataan mengenai stok BBM yang hanya mampu bertahan sekitar 20 hari menimbulkan tanda tanya banyak pihak, termasuk kalangan legislatif Kota Balikpapan.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, mengaku masih mencermati informasi yang sebelumnya ia ketahui dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Menurutnya, kabar tersebut perlu telaah lebih jauh sebelum menarik kesimpulan mengenai dampaknya terhadap pasokan energi pada daerah.

“Ini baru informasi awal dari Pak Bahlil. Kami masih mempelajari apakah benar stok hanya sekitar 20 hari,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Kabar soal cadangan energi nasional sering memicu kekhawatiran masyarakat. Namun Fauzi meminta warga tetap tenang. Ia berharap kondisi nasional tidak memengaruhi ketersediaan BBM bagi Balikpapan.

Arus Pemudik di Pelabuhan Semayang Balikpapan Belum Melonjak

Kota ini selama ini menjadi salah satu simpul penting distribusi energi kawasan Kalimantan. “Mudah-mudahan tidak ada imbas ke Balikpapan,” katanya.

Fauzi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan. Menurutnya, pemerintah telah memastikan kebutuhan energi selama Ramadan hingga Lebaran tetap terpenuhi.

“Saya mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panik. Sampai Lebaran ada jaminan stok BBM tercukupi,” tegasnya.

Geopolitik Global Ikut Berpengaruh

Fluktuasi pasokan energi sering berkaitan dengan dinamika global. Ketegangan kawasan Timur Tengah, misalnya, dapat memengaruhi stabilitas pasokan minyak dunia.

Meski begitu, Fauzi berharap situasi geopolitik tidak berlangsung lama sehingga pasar energi kembali stabil. Komisi II DPRD Balikpapan juga menyiapkan langkah koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga.

Balikpapan Utara Kondusif hingga Pekan Kedua Ramadan

Dalam waktu dekat, DPRD berencana meminta penjelasan langsung dari manajemen Pertamina mengenai kondisi stok BBM bagi wilayah Balikpapan.

“Prinsipnya masyarakat tidak perlu panik,” ucapnya.

Langkah tersebut bertujuan memastikan masyarakat memperoleh informasi jelas mengenai kondisi pasokan energi.

“Kami akan terus berkoordinasi agar kondisi stok BBM Balikpapan tetap aman,” pungkasnya. (bro2)

Revitalisasi Pasar Kebun Sayur Balikpapan Dapat Dukungan Kemendag