BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Menjelang Idulfitri, kepastian ketersediaan pangan menjadi perhatian utama pemerintah. Cadangan beras pada Kalimantan Timur (Kaltim) berada pada kondisi aman.
Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menyatakan stok beras cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.
Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog Kanwil Kaltim–Kaltara, Mardi Harianto, menyebut cadangan beras yang tersedia saat ini mencapai sekitar 17.676 ton.
“Alhamdulillah untuk stok beras insyaallah cukup. Stok yang ada pada Bulog saat ini sekitar 17.676 ton dan ini cukup memenuhi kebutuhan hingga tiga bulan ke depan, bahkan bisa lebih,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Untuk memperkuat cadangan, Bulog juga menyiapkan tambahan pasokan dari daerah produsen beras seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.
Sekitar 17.000 ton beras saat ini berada dalam proses pengiriman menuju Kalimantan Timur. Jika pasokan tersebut tiba sesuai rencana, total stok beras pada pertengahan tahun dapat mencapai sekitar 34 ribu ton.
Selain pengadaan antarwilayah, Bulog juga melakukan penyerapan gabah dari petani lokal. Gabah tersebut kemudian digiling bersama mitra penggilingan pada berbagai kabupaten dan kota sebelum masuk gudang Bulog.
“Untuk stok beras pada Kaltim dan Kaltara saat ini berada pada kondisi aman,” jelas Mardi.
Stok Pangan Lain Juga Tersedia
Selain beras medium, Bulog juga memiliki sejumlah cadangan pangan lain. Beberapa di antaranya beras premium sebanyak 566,027 ton serta beras Fortivit sekitar 4,215 ton.
Bulog juga menyimpan stok jagung sebanyak 194,837 ton dan gula mencapai 118,056 ton.
Untuk komoditas minyak goreng, tersedia Minyakita sebanyak 175.037 liter serta minyak goreng Bulog lain sekitar 122.999 liter.
Cadangan pangan juga mencakup daging sapi sebanyak 14.110 ton yang siap memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.
“Untuk ketersediaan stok menghadapi hari raya dan Idulfitri, insyaallah stok pangan pada Kaltim sangat mencukupi,” pungkasnya. (bro2)



