BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menghadiri Open House dan Halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah gelaran Pemprov Kaltim, Minggu (22/3/2026). Ia hadir bersama istri, Dewi Yuliani. Tampak juga Wakil Bupati Abdul Waris Muin dan jajaran pejabat daerah lainnya.
Rombongan Pemkab PPU juga melibatkan Ketua DPRD Raup Muin, Wakil Ketua DPRD Muhammad Yusuf, Sekda Tohar, unsur Forkopimda, para asisten, hingga kepala OPD.
Kegiatan berlangsung dalam Pendopo Odah Etam sebagai lokasi open house Gubernur Kaltim serta rumah jabatan Wakil Gubernur.
Mudyat Noor memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dengan kepala daerah se-Kalimantan Timur.
Ia juga terlibat dalam diskusi santai terkait isu strategis, termasuk penguatan kolaborasi pembangunan dan dukungan terhadap Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Momentum ini sangat baik untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih intens, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah dan IKN,” ujarnya.
Menurutnya, Idulfitri menjadi waktu tepat untuk memperbaiki hubungan serta memperkuat kebersamaan antar pemerintah daerah.
“Ibadah selama Ramadan diharapkan membawa perubahan positif yang dapat memperkuat sinergi membangun Kaltim,” tambahnya.
Mudyat menegaskan komitmen Pemkab PPU untuk terus berkolaborasi mendorong pembangunan merata, terutama sebagai daerah penyangga IKN.
Momentum Pererat Persaudaraan
Sementara itu, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, mengajak seluruh kepala daerah menjadikan Idulfitri sebagai momentum mempererat persaudaraan.
“Idulfitri merupakan momentum untuk kembali fitrah, menjadi lebih bersih, sabar, dan bijaksana. Ini juga ruang untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan,” ucapnya.
Ia menilai kegiatan ini membuka ruang komunikasi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota, khususnya dalam membahas isu strategis wilayah penyangga IKN.
Rudi juga menyoroti sejumlah tantangan pembangunan, seperti masih adanya desa tertinggal serta kendala distribusi logistik dan energi akibat keterbatasan infrastruktur.
“Distribusi bahan pokok dan energi masih menjadi tantangan yang perlu segera kita atasi bersama,” tegasnya.
Ia pun mengapresiasi seluruh kepala daerah atas sinergi yang telah terbangun dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi dedikasi para kepala daerah dalam mengawal pembangunan di berbagai sektor,” pungkasnya. (bro3)



