BERANDAPOST.COM, NUSANTARA – Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) tak hanya menawarkan panorama pembangunan, tetapi juga pengalaman wisata yang semakin hidup. Aktivitas seni dan hiburan mulai mengisi ruang publik, memberi kesan berbeda bagi para pengunjung.
Bagi Hambali, warga Babulu, kunjungan pertama ke IKN menjadi pengalaman yang membekas. Ia mengaku kagum melihat pesatnya pembangunan kawasan tersebut.
“Pertama kali ke IKN, luar biasa. Saya sangat kagum, begitu masuk sini saya kaget, melihat pembangunan yang katanya di tengah hutan, ternyata luar biasa. Saya bangga menjadi warga terutama asli orang sini, Penajam. Mudah-mudahan teman-teman dari luar bisa berkunjung ke sini,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Menurutnya, kehadiran berbagai fasilitas dan hiburan turut melengkapi pengalaman berkunjung. Pengunjung tidak hanya melihat pembangunan, tetapi juga menikmati suasana yang lebih hidup.
“Sangat luar biasa, ternyata IKN, bukan hanya melihat pembangunan, tetapi kita mendapat hiburan, ada kafe, tidak perlu takut lapar dan haus. Pokoknya sangat wah, melihat IKN ini,” lanjutnya.
Eko Supriono dan Lily, pengunjung asal Balikpapan. Kunjungan kedua mereka terasa berbeda karena adanya hiburan yang menambah suasana lebih ramai.
“Ini kunjungan kedua. Kalau ada momen seperti ini kita datang ke sini. Apalagi sekarang ada akses tol, ke depan pasti makin cepat dan bagus. Kawasannya juga tertata. Dengan adanya penampilan musik ini bagus, jadi ada suasana lebih hidup,” ujarnya.
Di tengah keramaian, penampilan peraga busana dari Sanggar Seni Serumpun Lima Kota Balikpapan menjadi daya tarik tersendiri. Mereka mengenakan kostum hudoq khas Dayak Bahau dan Dayak Modang, serta kostum garuda sebagai simbol negara.
“Untuk antusias pengunjung, karena ada hiburan selain melihat perkembangan IKN, juga dapat melihat seni, kebudayaan, dan permainan tradisional yang gratis bagi para pengunjung. Kejadian menarik tentunya ada, karena masyarakat dan pengunjung rebutan yang berfoto,” ujar Lila, salah satu peraga.
Seni Budaya IKN
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus juru bicara, Troy Pantouw, mengatakan kehadiran seni budaya menjadi bagian dari aktivasi untuk memperkaya pengalaman masyarakat.
“Menurut kami, salah satu cara menyambut masyarakat dari berbagai daerah adalah dengan memperkenalkan kembali kekayaan kesenian dan kebudayaan Nusantara. Masyarakat tidak hanya berfoto, tetapi juga mengenal alat musik sape dan suara khasnya,” ujarnya.
Seiring perkembangan kawasan, ruang publik IKN mulai menghadirkan interaksi antara pembangunan dan kehidupan sosial. Pagelaran seni dan hiburan menjadi upaya menciptakan suasana yang lebih hidup sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada pengunjung. (bro2)



