BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan arah pembangunan tahun 2027 akan berfokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menyampaikan bahwa pembangunan ke depan harus lebih inklusif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta perlindungan sosial menjadi prioritas utama,” ujarnya saat Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, sektor pendidikan akan terfokuskan pada peningkatan akses dan mutu layanan. Sedangkan arah sektor kesehatan pada penguatan fasilitas serta tenaga kesehatan.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur adalah untuk peningkatan konektivitas antarwilayah dan perluasan akses layanan publik, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata.
Pemprov Kaltim juga memberi perhatian pada pengentasan kemiskinan melalui pemenuhan standar pelayanan minimum. Langkah tersebut bertujuan agar masyarakat dapat hidup lebih layak dan sejahtera.
Selain itu, Pemprov Kaltim turut merencanakan sejumlah proyek strategis dalam RKPD 2027, mulai dari pembangunan jalan penghubung wilayah, pembangunan sekolah baru, hingga pengembangan rumah sakit berbagai daerah.
Sedangkan dalam keterbatasan fiskal, Rudy Mas’ud menekankan pentingnya inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Termasuk juga optimalisasi pajak dan retribusi serta pemanfaatan potensi ekonomi lokal.
“Kita tidak bisa hanya bergantung pada transfer pusat. Kreativitas daerah menjadi kunci keberlanjutan pembangunan,” tegasnya.
Selain itu, ia menilai kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru. (bro2)


