PASER
Beranda / DAERAH / PASER / DPRD Kaltim Soroti Lahan Sekolah, Paser Dorong Solusi Bersama

DPRD Kaltim Soroti Lahan Sekolah, Paser Dorong Solusi Bersama

Pemkab Paser dorong solusi status lahan SMA dan pembangunan kantor pendidikan melalui koordinasi bersama DPRD Kaltim. (Prokopim)

BERANDAPOST.COM, TANA PASER – Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari, bersama Sekretaris Daerah Katsul Wijaya, menerima kunjungan DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Agenda utama mengerucut pada satu persoalan: kejelasan status lahan SMA Negeri 2 Pasir Belengkong serta rencana pembangunan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V.

Sejumlah nama hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Fadly Imawan dan Syahariah Mas’ud, bersama tim dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V.

Dari pembahasan administrasi, tersimpan kebutuhan yang lebih besar. Sekolah bukan hanya bangunan, melainkan ruang tumbuh generasi. Karena itu, setiap persoalan lahan menjadi penting untuk segera terselesaikan.

Ikhwan Antasari menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk hadir sebagai bagian dari solusi. Ia menyebut Pemkab Paser siap membantu dan memfasilitasi jika muncul kendala, terutama dalam proses hibah lahan.

“Kami siap membantu penyelesaian. Koordinasi perlu terus berjalan agar segera menemukan solusi,” ujarnya belum lama ini.

Musrenbang RKPD Paser 2027 Fokus Pemerataan Infrastruktur

Namun, persoalan yang muncul tidak sepenuhnya berada dalam kewenangan kabupaten. Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah BKAD Paser, Muhammad Arully, menjelaskan bahwa proses hibah berlangsung langsung oleh pihak provinsi.

Meski begitu, semangat kolaborasi tetap menjadi kunci. Pemerintah daerah memilih tidak berhenti pada batas kewenangan, melainkan membuka ruang kerja sama agar pembangunan tetap berjalan.

Ikhwan kembali menegaskan peran pemerintah sebagai fasilitator. Ia berharap pembangunan sekolah dapat segera terealisasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Yang terpenting, anak-anak kita bisa mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak,” tambahnya.

Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan pendidikan tidak selalu soal anggaran atau proyek. Kadang, ia bermula dari meja diskusi, dari kesediaan berbagai pihak untuk duduk bersama dan mencari jalan keluar. (bro2)

Open House Idulfitri Bupati dan Wabup Paser Beda Lokasi