MAHAKAM ULU
Beranda / DAERAH / MAHAKAM ULU / LKPj Mahulu 2025: Capaian Tumbuh, Tantangan Tetap Ada

LKPj Mahulu 2025: Capaian Tumbuh, Tantangan Tetap Ada

Bupati Mahulu Angela Idang Belawan memaparkan LKPj 2025. Ekonomi tumbuh 5,11 persen, kemiskinan turun, namun kualitas layanan publik masih perlu ditingkatkan. (Prokopim)

BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Dengan bentang wilayah luas dan tantangan geografis yang tidak ringan, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) menegaskan capaian pembangunan sekaligus arah kebijakan ke depan.

Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan menyampaikan hal itu dalam Rapat Paripurna DPRD Mahulu yang berlangsung dalam Ballroom Hotel Puri Senyiur, Jumat (27/3/2026) lalu.

Ketua DPRD Mahulu, Devung Paran memimpin jalannya rapat paripurna bersama jajaran pimpinan dewan. Hadir juga unsur Forkopimda serta perangkat daerah.

Angela menegaskan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) bukan sekadar dokumen formal. Laporan ini menjadi cerminan kinerja pemerintah sepanjang 2025. Melalui laporan tersebut, pemerintah menunjukkan sejauh mana program berjalan sesuai rencana.

“Esensi LKPj adalah perbandingan target dalam APBD dengan realisasi capaian hingga akhir tahun,” ujarnya.

Pemkab Mahakam Ulu Hibahkan Lahan untuk Gudang Bulog

Tantangan Wilayah Luas

Mahulu memiliki luas sekitar 1,53 juta hektare. Angka itu setara 15,27 persen dari total wilayah Kalimantan Timur.

Sebagian besar wilayah berupa perbukitan. Kondisi ini menjadi tantangan dalam pengembangan permukiman dan pusat ekonomi.

Pada sisi lain, jumlah penduduk mencapai 39.962 jiwa. Aparatur pemerintah tercatat sebanyak 3.830 orang.

Sedangkan dari sisi fiskal, target pendapatan daerah sebesar Rp2,2 triliun. Realisasi mencapai Rp1,9 triliun atau 85,21 persen. Belanja daerah terealisasi Rp2,4 triliun dari pagu Rp2,9 triliun. Anggaran tersebut untuk mendukung program pembangunan strategis.

“Namun, capaian tidak berhenti pada angka anggaran,” ujarnya.

Angela Ingin Pejabat Baru Miliki Inovasi Membangun Mahulu

Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,11 persen, jauh melampaui target 3,50 persen. Investasi juga meningkat hingga Rp497 miliar.

Kesejahteraan dan Infrastruktur

Selain itu, indikator kesejahteraan menunjukkan tren positif. Angka kemiskinan turun menjadi 10,09 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bahkan naik menjadi 71,53, melampaui target 70,48.

Kemajuan juga terlihat pada sektor infrastruktur. Kondisi jalan membaik, akses air bersih meningkat, serta rumah layak huni bertambah.

“Kualitas lingkungan hidup pun tercatat tinggi dengan indeks 86,62,” bebernya.

Namun, masih ada pekerjaan rumah. Indeks kepuasan masyarakat berada pada angka 80, menandakan perlunya peningkatan layanan publik.

Retreat Perkaria, Perkuat Iman Kaum Pria Mahakam Ulu

Prestasi dan Harapan

Sepanjang 2025, Mahulu meraih sejumlah penghargaan. Mulai dari opini Wajar Tanpa Pengecualian hingga prestasi nasional seperti UNESA Village Award.

“Capaian lain yang cukup penting adalah tidak adanya lagi desa tertinggal sejak 2023,” ungkapnya.

Pada akhir penyampaian, Angela berharap DPRD memberikan rekomendasi strategis. Rekomendasi tersebut akan menjadi dasar perbaikan tata kelola pemerintahan ke depan.

“Ini penting sebagai rujukan pengelolaan anggaran dan pembangunan ke depan,” tegasnya. (bro2)