BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Detik-detik keberangkatan jemaah haji Kalimantan Timur semakin dekat. Seluruh tahapan persiapan kini hampir rampung, menyisakan sentuhan akhir sebelum para tamu Allah berangkat ke Tanah Suci.
Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kaltim, Mohlis Hasan, memastikan seluruh proses berjalan sesuai jadwal.
“Pada 26 April 2026, jemaah kloter pertama mulai masuk Embarkasi Balikpapan,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Persiapan mencakup dokumen perjalanan, bimbingan manasik, hingga pembentukan panitia. Semua berjalan sesuai rencana pusat. Koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota juga terus berjalan, terutama terkait transportasi jemaah menuju embarkasi.
“Jadwal setiap jemaah masuk embarkasi maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi,” katanya.
Untuk tahun ini, kuota jemaah Kaltim hampir terpenuhi. Dari total 3.189 kuota, sebanyak 3.166 jemaah akan berangkat melalui Embarkasi Balikpapan.
“Selisih jumlah terjadi karena mutasi antar embarkasi,” ucapnya.
Secara keseluruhan, Embarkasi Balikpapan melayani 5.812 jemaah dari berbagai daerah, menjadikannya salah satu titik keberangkatan penting di Indonesia.
Sistem Baru, Waktu Tunggu Merata
Selain itu, perubahan besar juga terjadi pada sistem pemberangkatan. Jika sebelumnya kuota berbasis jumlah penduduk muslim, kini menggunakan sistem daftar tunggu nasional.
“Dampaknya, masa tunggu kini sama rata sekitar 26 tahun,” ungkapnya.
Sebelumnya, waktu tunggu untuk Kaltim bervariasi. Mahakam Ulu sekitar 17 tahun, sementara Samarinda bisa mencapai 36 tahun. (bro2)


