HUKRIM
Beranda / HUKRIM / Bayi Dibuang ke Parit Jalan Gerilya Samarinda, Pelakunya Janda

Bayi Dibuang ke Parit Jalan Gerilya Samarinda, Pelakunya Janda

Warga membersihkan bayi yang ditemukan di parit Jalan Gerilya, Gang Mandiri, Kota Samarinda. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Warga Jalan Gerilya, Gang Mandiri, Kota Samarinda geger dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki. Bayi tersebut berada dalam parit permukiman warga.

Warga pun bergegas menyelamatkan bayi malang itu. Dalam video yang viral terlihat sang bayi dalam keadaan kotor karena berada dalam parit. Wajahnya pun terlihat merah karena kontaminasi pasir parit dan semut.

“Ya Allah, ini mama jahanam. Bayinya dibuang ya Allah,” terdengar suara seorang perempuan yang merekam.

Kemudian warga sekitar membersihkan wajah dan badan bayi menggunakan air hangat. Bayi tersebut baru lahir karena tali pusarnya masih menempel.

“Mandikan pakai air hangat. Ya Allah, bayi laki-laki. Ya Allah, orang buang bayi nah. Kasihannya,” kata si perekam lagi.

Warga Sangasanga Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan

Sementara itu, Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksaruddin Adam membenarkan penemuan bayi terjadi di RT 110 pada Kamis (8/1/2026) pagi. Jajarannya pun bergegas ke lokasi penemuan.

“Jadi benar ada penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki. Bayi dalam keadaan sehat dan sudah mendapat perawatan rumah sakit,” kata Aksar.

Petugas segera melakukan penyelidikan. Bahkan telah menemukan orangtua dari bayi tersebut.

“Jadi yang membuang bayi itu sudah kami temukan,” ucapnya.

Pihak kepolisian segera meminta keterangan dari pelaku untuk mengetahui motif atau alasan yang membuatnya tega membuang bayi yang telah pelaku lahirkan.

KUHP Baru Berlaku, Kejari Balikpapan Kaji Pidana Kerja Sosial

“Kami akan mendalami motif dari pembuangan bayi ini. Kenapa orangtuanya melakuakan itu, alasannya apa, akan kami dalami,” ujarnya.

Aksar juga menyebut jajarannya menemukan ibu dari sang bayi tidak jauh dari lokasi pembuangan. Statusnya janda.

“Pelaku janda dan usianya sekitar 30 tahun,” sebutnya.

Polsek Sungai Pinang juga mengimbau warga untuk beraktivitas seperti biasa guna menjaga kondusivitas lingkungan.

“Karena kasus ini sudah kami tangani,” pungkas Aksar. (bro2)

Penumpang KM Lambelu Diduga Lecehkan Anak 13 Tahun