BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Keberadaan TPST Ubah Perilaku Warga Balikpapan Kelola Sampah

Keberadaan TPST Ubah Perilaku Warga Balikpapan Kelola Sampah

Pemkot Balikpapan menekankan perubahan perilaku warga sebagai kunci mengatasi lonjakan sampah harian yang kini mencapai 550 ton. (Istimewa/Burhan Kurniawan)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menilai peningkatan volume sampah sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang mencapai 760 ribu jiwa.

Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balikpapan, Neny Dwi Winahyu, menyebut kondisi tersebut menuntut pendekatan lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur.

“Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, tantangan pengelolaan sampah juga semakin besar. Karena itu, solusi tidak bisa hanya mengandalkan infrastruktur,” ujarnya, Senin (19/1/2026).

Neny menjelaskan, keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kariangau dan Bank Sampah Kota Hijau mampu menekan timbunan sampah sekitar 120 ton per hari.

Keberadaan fasilitas tersebut membantu mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir Manggar yang selama ini menampung sebagian besar sampah kota.

Panduan Lengkap Pendaftaran TKA SMP 2026 dan Jadwalnya

Pemkot Balikpapan juga menyiapkan pembangunan satu TPST tambahan. Pemerintah menargetkan kelengkapan sarana pendukung pada tahun anggaran 2027.

Meski demikian, Neny menegaskan perubahan perilaku masyarakat tetap menjadi faktor paling menentukan dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Peran bank sampah sangat strategis karena mendorong warga memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah,” jelasnya.

Ia mengajak masyarakat menjadikan pengelolaan sampah sebagai kebiasaan harian demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan warga dapat menjaga Balikpapan sebagai kota yang nyaman dan ramah lingkungan.

DPRD Balikpapan Soroti Lemahnya Sistem Bank Sampah RT

“Dengan komitmen bersama, Balikpapan bisa terus bergerak menuju kota berkelanjutan,” pungkasnya. (bro2)