BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Asap tipis membumbung, api menyala terkendali, dan puluhan pegawai bersiaga. Suasana itu menjadi bagian simulasi kebakaran yang digelar PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional 2026.
Melalui kegiatan ini, PLN memperkuat budaya keselamatan kerja sekaligus mengasah kesiapsiagaan insan perusahaan menghadapi situasi darurat. Simulasi berlangsung Sabtu (24/1/2026) dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Balikpapan serta kolaborasi PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur.
Pelatihan mencakup pembekalan teori dasar kebakaran, pemahaman potensi risiko, hingga teknik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan secara tepat. Peserta kemudian mengikuti praktik langsung pemadaman api sesuai standar keselamatan kerja.
Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Kota Balikpapan, Sholahuddin, menilai simulasi ini sebagai langkah penting membangun refleks keselamatan pekerja.
“Pelatihan seperti ini memberi bekal keterampilan dasar penanganan kebakaran. Pekerja bisa bertindak cepat dan tepat saat kondisi darurat muncul,” ujarnya.
Sementara General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa keselamatan kerja menjadi fondasi utama keandalan sistem kelistrikan.
“Keandalan listrik tidak hanya bergantung teknologi, tetapi juga disiplin keselamatan. Bulan K3 Nasional menjadi momentum memperkuat budaya tersebut pada setiap aktivitas kerja,” katanya.
Selain itu, Chaliq menambahkan, sinergi bersama BPBD memperkuat sistem mitigasi risiko perusahaan. PLN juga berkomitmen melaksanakan pelatihan dan simulasi K3 secara berkelanjutan pada seluruh unit kerja.
Melalui rangkaian Bulan K3 Nasional 2026, PLN UID Kaltimra menegaskan tekad menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Budaya keselamatan yang kuat akan mampu mendukung layanan kelistrikan andal dan berkelanjutan bagi masyarakat. (bro2)


