BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / SPPG Balikpapan Bertambah Jadi 24 Dapur, Perluas MBG Sekolah

SPPG Balikpapan Bertambah Jadi 24 Dapur, Perluas MBG Sekolah

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Balikpapan diperkuat dengan 24 SPPG. Jangkauan layanan meluas, kualitas gizi terjaga, penerima manfaat segera bertambah. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan memperkuat Program Makan Bergizi Gratis melalui penambahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Langkah ini memperluas produksi dan distribusi makanan bergizi bagi peserta didik.

Sebelumnya, program ini mengandalkan 17 SPPG. Kini, jumlahnya meningkat menjadi 24 unit yang beroperasi dalam seluruh kecamatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menilai penambahan SPPG memastikan layanan gizi berjalan optimal, merata, dan berkelanjutan.

“Dengan penambahan unit, jangkauan layanan meluas dan kualitas distribusi lebih terjaga,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).

Sebelum penambahan unit baru, pelaksanaan program masih mengacu pada layanan 17 SPPG. Berdasarkan akumulasi data tersebut, penerima manfaat mencapai 47.142 siswa. Jumlah itu tersebar pada 94 sekolah.

Ekonomi Sirkular, Bank Sampah Kota Hijau Tambah Pemasukan Warga

“Data tersebut mencerminkan kondisi sebelum penambahan SPPG terbaru. Sekolah penerima manfaat berasal dari layanan 17 SPPG sebelumnya,” jelas Alwiati.

Pada tahap awal, jumlah penerima manfaat setiap sekolah bervariasi. Beberapa sekolah hanya melayani puluhan siswa, sementara lainnya mencapai ribuan siswa. Kondisi ini muncul akibat keterbatasan jumlah SPPG.

“Karena itu, penambahan SPPG menjadi kebutuhan agar pelayanan lebih terpusat, terstandar, dan menjangkau lebih banyak sekolah,” katanya.

Dengan bertambahnya jumlah SPPG, Alwiati memastikan cakupan penerima manfaat akan terus meningkat. Namun, pihaknya masih melakukan pendataan tambahan dari SPPG baru.

“Yang jelas, dengan beroperasinya SPPG baru, jumlah penerima manfaat akan bertambah. Saat ini kami masih melakukan pendataan lanjutan,” ungkapnya.

Balikpapan Raih Predikat Wiwerda Kota Sehat Nasional

Selain memperluas jangkauan, pihaknya juga tetap menempatkan kualitas layanan sebagai prioritas. Setiap SPPG wajib memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, dan kandungan gizi. Pengawasan berlangsung sejak proses pengolahan hingga distribusi ke sekolah.

“Makanan yang siswa terima harus aman dan bergizi,” tandas Alwiati.

Seiring penambahan menjadi 24 unit, pemerintah membangun SPPG baru pada beberapa kawasan. Lokasi tersebut meliputi Kawasan Damai Balikpapan Kota, Gunung Bahagia Balikpapan Selatan, Sumber Rejo dan Mekar Sari Balikpapan Tengah, serta Manggar Balikpapan Timur. Penambahan ini bertujuan memperluas jangkauan layanan secara merata. (bro2)