NASIONAL
Beranda / TOPIK / NASIONAL / Viral Lagu “Rukun Sama Teman”, Menanamkan Karakter Sejak Dini

Viral Lagu “Rukun Sama Teman”, Menanamkan Karakter Sejak Dini

Prince Poetiray menyayikan lagu “Rukun Sama Teman” karya Mendikdasmen Abdul Mu’ti yang menjadi media edukasi karakter anak melalui pesan toleransi dan persahabatan. (HO - KLY)

BERANDAPOST.COM, JAKARTA – Lagu anak berjudul “Rukun Sama Teman” kini mencuri perhatian publik. Quinn Salman bersama Prince Poetiray menyayikan lagu ini dengan ceria. Sekaligus menyimpan pesan moral yang kuat bagi anak-anak Indonesia.

Menariknya, pencipta lagu ini bukan berasal dari dunia hiburan semata. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, ikut andil dari lahirnya karya tersebut. Melalui pendekatan kreatif, ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam penguatan pendidikan karakter sejak usia dini.

Pada dasarnya, lagu ini untuk menanamkan nilai kerukunan, saling menghargai, serta kebersamaan. Pesan tersebut menyasar kehidupan anak, baik dalam lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari. Melodi ringan dan lirik sederhana membuat pesan mudah melekat dalam ingatan.

Selain itu, sentuhan aransemen dari musisi Dwiki Dharmawan memperkaya warna musik lagu ini. Perpaduan pesan edukatif dan musikalitas menjadikan “Rukun Sama Teman” sebagai media belajar yang menyenangkan.

Lebih jauh, kehadiran lagu ini menjawab kebutuhan media edukasi yang relevan dengan generasi muda. Lagu ini mendorong terciptanya lingkungan pertemanan yang positif, menumbuhkan rasa aman, serta mengajak anak saling menghargai tanpa memandang perbedaan.

Masjid IKN Jadi Titik Pantau Hilal Ramadan 1447 H

PESAN MORAL DALAM SETIAP BAIT

Setiap bait lirik “Rukun Sama Teman” memuat pesan karakter yang kuat. Lagu ini mengajak anak memahami perbedaan sebagai bagian dari ciptaan Tuhan.

“Semua insan ciptaan Tuhan
Berbeda rupa dan kemampuan
Mari saling menghormati
Jangan saling menyakiti”

Bait tersebut menekankan pentingnya rasa hormat dan empati. Anak belajar bahwa perbedaan bukan alasan untuk menyakiti, melainkan dasar untuk saling menghargai.

Selanjutnya, lagu ini menyoroti dampak buruk permusuhan dan pertengkaran.

“Tak ada guna permusuhan
Tak ada guna pertengkaran
Mari jalin persahabatan
Rukun sama teman”

Viral Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan Sementara

Bagian ini menjadi inti pesan lagu. Bahkan Mengajak anak-anak memilih jalan damai dan membangun persahabatan dalam setiap interaksi sosial.

Kemudian, lagu ini menegaskan manfaat memiliki banyak teman.

“Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman”

Pesan tersebut juga mengajarkan bahwa persahabatan melahirkan ketenangan dan kekuatan. Dengan bergandeng tangan, anak membangun kebersamaan dan saling dukung.

Secara keseluruhan, “Rukun Sama Teman” hadir sebagai panduan moral sederhana namun bermakna. Lagu ini juga menanamkan nilai toleransi, persatuan, dan empati melalui cara interaktif yang mudah diterima anak-anak. (bro2)

Safaruddin Nilai Kasus Hogi Minaya Salah Terapkan Pasal Pidana