BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Atmosfer Stadion Batakan, Balikpapan, sempat bergemuruh saat Persiba membuka keunggulan cepat. Namun, sorak pendukung tuan rumah akhirnya meredup. Persiba Balikpapan kembali menelan kekalahan pada pekan terakhir putaran kedua Liga 2 Pegadaian Championship, Sabtu (31/1/2026) malam.
Setelah membawa pulang tiga poin dari markas Barito Putera pekan lalu, Persiba justru tak mampu mempertahankan momentum. Tim berjuluk Beruang Madu harus mengakui keunggulan Deltras Sidoarjo dengan skor tipis 1-2.
Laga berjalan panas sejak awal. Baru dua menit pertandingan berjalan, Benny Okto membuka tekanan Persiba. Dua menit berselang, Takumu terjatuh usai kontak dengan pemain Deltras. Wasit kemudian meninjau tayangan VAR dan menunjuk titik putih.
Takumu yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-10. Gol tersebut membawa Persiba unggul 1-0 dan membakar semangat tribun Batakan.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Pada menit ke-17, giliran Deltras memperoleh penalti setelah pemain Persiba bernomor punggung 24 melakukan pelanggaran. Pemain Deltras nomor 10 mengeksekusi penalti dengan sempurna dan menyamakan kedudukan.
Usai dua gol tersebut, kedua tim tampil saling menyerang. Tempo laga meningkat, sementara dua penjaga gawang beberapa kali mencatatkan penyelamatan krusial yang menjaga skor tetap imbang hingga turun minum.
Babak kedua berlangsung lebih alot. Kedua tim bermain disiplin dan berhati-hati. Petaka bagi Persiba datang pada menit ke-58. Kesalahan lini belakang berhasil dimanfaatkan pemain Deltras nomor 8 yang mencetak gol pembalik keadaan.
VAR DAN KARTU MERAH
Situasi Persiba semakin sulit setelah menit ke-66. Pemain bernomor punggung 71, Aji Kurniawan harus meninggalkan lapangan lebih cepat usai menerima kartu merah. Keputusan tersebut diambil wasit setelah melakukan pengecekan VAR.
Meski bermain dengan 10 orang, Persiba tetap mencoba menekan hingga menit akhir. Namun, skor 1-2 tak berubah sampai peluit panjang berbunyi.
Pelatih Deltras Sidoarjo, Widodo Cahyono Putro, mensyukuri kemenangan timnya yang diraih melalui perjuangan keras.
“Alhamdulillah kita dapat tiga poin di Balikpapan. Pertandingan cukup bagus. Ketegangan itu biasa dalam sepak bola, tapi tetap bersahabat,” ujarnya.
Ia mengapresiasi kerja keras pemain sepanjang laga. “Terima kasih kepada pemain yang sudah berjuang dari awal sampai akhir. Ini hasil kerja keras. Ke depan kami harus lebih fokus. Sambil menunggu jadwal, pemain kami liburkan,” katanya.
Widodo juga mengakui Persiba tampil berbeda pada putaran kedua. “Kami menang tidak mudah. Persiba banyak perubahan. Tapi berkat kerja keras tim, kami bisa meraih tiga poin,” tambahnya.
Sementara itu, pelatih Persiba Balikpapan Leonard Tupamahu tetap melihat sisi positif dari kekalahan tersebut.
“Puji Tuhan putaran kedua bisa kami tuntaskan. Saya bersyukur pemain tetap fight sampai akhir laga walaupun hasil belum berpihak,” ucap Leonard.
Menurutnya, semangat pemain menjadi modal penting, terutama saat tim bermain dengan 10 orang. “Meski hanya 10 pemain sampai menit akhir, mereka terus berusaha mencari gol,” katanya.
LEONARD: MASIH ADA KEKURANGAN
Leonard mengakui masih ada kekurangan dalam timnya. Namun, ia melihat proses belajar terus berjalan. “Apa yang kami latih dari game ke game akan menjadi pengalaman yang baik buat mereka,” ujarnya.
Ia menegaskan akan melakukan pembenahan menjelang putaran ketiga. “Kami akan berbenah karena masih ada waktu. Saya ambil tanggung jawab soal taktik. Build up dari bawah menjadi PR utama tim ini,” jelas Leonard.
Leonard juga menyatakan optimisme Persiba mampu bertahan di Liga 2. Ia menyebut filosofi bermain tetap fleksibel, tergantung tekanan lawan.
Terkait komposisi pemain, Leonard mengaku puas dengan rekrutan anyar. “Aji, Reza, Ibnu, Krisna saya lihat cukup baik. Memang ada beberapa error, tapi itu tanggung jawab saya,” ungkapnya.
Ia menilai perkembangan lini belakang cukup signifikan, terutama posisi bek tengah. “Mungkin pemain asing akan kami cari untuk posisi lain. Saya akan bicara lagi dengan manajemen terkait kebutuhan itu,” pungkas Leonard.
Senada dengan sang pelatih, pemain Persiba Lorensius Amanat Sabda menegaskan tim tetap menatap putaran ketiga dengan semangat.
“Hasil memang tidak baik, tapi kami akan terus berjuang. Kami masih banyak kekurangan, terutama soal fokus dari awal sampai akhir laga,” katanya. (bro2)


