EKONOMI
Beranda / EKONOMI / OSN Buka Koridor Pembayaran Filipina Berbasis Stablecoin Murah

OSN Buka Koridor Pembayaran Filipina Berbasis Stablecoin Murah

OSN meluncurkan koridor pembayaran Filipina berbasis stablecoin, menghadirkan biaya transaksi lebih rendah serta penyelesaian lintas negara yang lebih cepat. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, ABU DHABI – Perkembangan perdagangan global dan pembayaran digital mendorong lahirnya berbagai inovasi sistem keuangan. Salah satunya datang dari Open Stable Network (OSN) yang meluncurkan koridor pembayaran baru menuju Filipina.

Koridor tersebut memberi akses konversi fiat ke penyelesaian FX berbasis stablecoin bagi perusahaan yang beroperasi pada pasar keuangan negara berkembang maupun pasar utama. Selain itu, OSN mengklaim biaya transaksi dapat lebih rendah hingga 50 persen daripada platform pembayaran konvensional.

Melansir PR Newswire, Rabu (11/2/2026), peluncuran ini sekaligus memperkuat peran OSN sebagai jembatan likuiditas lintas pasar. Infrastruktur tersebut menghubungkan Timur Tengah, Asia, serta Amerika Latin dengan sistem keuangan Filipina melalui mekanisme yang lebih cepat dan efisien, tanpa ketergantungan tinggi pada perbankan koresponden tradisional.

Melalui koridor tersebut, aliran dana dua arah bahkan dapat berlangsung antara stablecoin dan mata uang fiat. Termasuk dolar Amerika Serikat, dirham UEA, euro, dan peso Filipina.

Selain itu, layanan ini juga melayani kebutuhan bisnis yang memiliki arus pembayaran dari berbagai kawasan, seperti UEA, Asia, Amerika Serikat, Argentina, dan Meksiko.

Komisi IV DPR Soroti Kilang Balikpapan dan Kelangkaan BBM

Co-Founder OSN, Lawrence Chu, menilai koridor pembayaran bervolume tinggi memiliki dampak besar bagi efisiensi transaksi lintas negara.

“Koridor bervolume tinggi seperti UEA–Filipina merupakan titik penting bagi rel pembayaran modern. OSN berfokus membangun infrastruktur yang membantu bisnis berkembang,” ujarnya.

Kebutuhan layanan ini akan terus meningkat seiring besarnya jumlah tenaga kerja Filipina pada Uni Emirat Arab. Hampir 900 ribu warga Filipina bekerja pada berbagai sektor, mulai teknologi informasi, kesehatan, konstruksi, hingga pariwisata dan pendidikan. Arus penggajian, pembayaran kontraktor, dan ekspor jasa menciptakan permintaan likuiditas peso Filipina dalam volume tinggi.

DUKUNGAN CEPA

Selain faktor tenaga kerja, peluncuran koridor juga mendapat dorongan dari Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Filipina–UEA (CEPA). Kesepakatan tersebut diperkirakan memperluas aktivitas perdagangan dan layanan bilateral, sehingga kebutuhan penyelesaian pembayaran lintas negara semakin besar.

Sementara itu, CEO The Blockchain Center Abu Dhabi, Abdulla Al Dhaheri, menyebut infrastruktur berbasis blockchain berpotensi meningkatkan efisiensi dan transparansi transaksi keuangan global.

Harga Emas Terkini Galeri 24, Antam, dan UBS

Menurutnya, integrasi aset digital dengan sistem fiat dapat mempercepat penyelesaian pembayaran sekaligus mendukung inovasi sektor keuangan internasional.

OSN sendiri merupakan penyedia infrastruktur penyelesaian FX on-chain global yang menghubungkan stablecoin berbagai mata uang melalui API. Teknologi ini memungkinkan bank, penyedia pembayaran, dan perusahaan memindahkan nilai lintas negara secara instan dan aman.

Melalui pengembangan jaringan tersebut, OSN menargetkan terciptanya sistem pembayaran digital tanpa batas yang mampu menjembatani stablecoin dan mata uang konvensional dalam satu ekosistem keuangan global. (bro2)