NASIONAL
Beranda / TOPIK / NASIONAL / Purbaya Soal Industri Galangan, Orang Kita Tidak Dikasih Kesempatan

Purbaya Soal Industri Galangan, Orang Kita Tidak Dikasih Kesempatan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendorong penguatan industri galangan kapal nasional. Permintaan domestik perlu diprioritaskan agar manufaktur maritim tumbuh. (HO - Kemenkeu)

BERANDAPOST.COM, JAKARTA – Penguatan industri galangan kapal nasional kembali menjadi sorotan pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai sektor ini memiliki potensi besar, namun belum berkembang optimal karena kurangnya kesempatan dan kebijakan yang belum sepenuhnya berpihak pada produksi dalam negeri.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Focus Group Discussion Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia yang membahas pemberdayaan angkatan laut serta galangan kapal nasional. Forum itu menjadi ruang bertukar pandangan antara pemerintah dan pelaku industri mengenai masa depan sektor maritim.

Menurut Purbaya, kemampuan sumber daya manusia Indonesia pada bidang galangan kapal sebenarnya tidak kalah bersaing. Namun, peluang kerja dan pesanan kapal belum banyak mengalir kepada industri lokal.

“Saya baru tahu orang kita jago, cuma nggak dikasih kesempatan sama kita sendiri,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai kebijakan impor kapal bekas turut menekan permintaan terhadap kapal produksi nasional. Akibatnya, banyak galangan kapal dalam negeri kesulitan memperoleh pesanan dalam jumlah besar.

Rapim Polri, Listyo Singgung Swasembada dan Hilirisasi

INDUSTRI DOMESTIK BELUM SERAP BELANJA PEMERINTAH

Lebih jauh, Purbaya juga menyoroti belanja pemerintah yang belum sepenuhnya terserap oleh industri domestik. Padahal, kebutuhan penggantian kapal negara cukup besar.

Ia menyebut terdapat lebih dari dua ribu kapal berusia lebih dari 25 tahun yang membutuhkan peremajaan.

“Ke depan, kalau masih mau industri kita maju, harus mengamankan demand domestik,” katanya.

Sementara itu, anggaran pengadaan kapal sebenarnya telah tersedia. Pemerintah, lanjutnya, ingin belanja negara memberi dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat manufaktur nasional.

Ia menegaskan, pemanfaatan kemampuan industri dalam negeri akan mempercepat perputaran ekonomi. Dengan kata lain, penguatan galangan kapal bukan hanya soal sektor maritim, tetapi juga strategi mendorong pertumbuhan nasional.

54 Juta Warga Miskin Belum Terlindungi BPJS Kesehatan

Karena itu, Purbaya mendorong KADIN bersama kementerian dan pelaku usaha menyusun peta jalan yang jelas. Roadmap tersebut agar mampu menghidupkan kembali industri galangan kapal nasional, sekaligus memastikan permintaan dalam negeri menjadi prioritas bagi produksi lokal.

“Ayo kita sama-sama bangun industri galangan kapal dalam negeri supaya industri ini benar-benar bangkit,” pungkasnya. (bro2)