DISKOMINFO BALIKPAPAN
Beranda / ADVERTORIAL / DISKOMINFO BALIKPAPAN / DLH Balikpapan Antisipasi Lonjakan Sampah Jelang Lebaran

DLH Balikpapan Antisipasi Lonjakan Sampah Jelang Lebaran

Tempat Pembuangan Sementara (TPS) jenis kontainer di Sepinggan Baru. DLH Balikpapan memprediksi lonjakan sampah hingga 800 ton saat Lebaran dan menyiapkan tambahan ritase truk serta jam kerja petugas kebersihan. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Lonjakan volume sampah menjelang Idulfitri menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Balikpapan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiapkan langkah antisipasi agar kebersihan kota tetap terjaga selama periode Lebaran.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menyebut peningkatan sampah umumnya terjadi mulai H-2 hingga H+1 Lebaran.

“Puncak volume sampah biasanya muncul pada malam takbiran. Jumlahnya dapat mencapai sekitar 800 ton atau hampir dua kali lipat dari volume harian normal,” kata Sudirman Djayaleksana, Jumat (6/3/2026).

Untuk menghadapi kondisi tersebut, DLH menyiapkan tambahan jam kerja bagi petugas kebersihan serta skema pengangkutan sampah yang lebih intensif.

“Kami siapkan jam kerja tambahan. Petugas akan bekerja lebih ekstra agar kondisi kota tetap bersih,” ujarnya.

Buka Posko, Disnaker Balikpapan Ingatkan Perusahaan Bayar THR

Saat ini, volume sampah selama Ramadan masih berada pada kondisi normal yakni sekitar 550 ton per hari.

Sudirman menjelaskan berbagai fasilitas pengolahan sampah membantu menekan volume buangan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Pengolahan berlangsung melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Intermediate Treatment Facility (ITF), dan Material Recovery Facility (MRF).

Kelola Sampah dari Rumah Tangga

Selain itu, partisipasi rumah tangga serta sekolah juga memberi kontribusi terhadap pengurangan sampah. Sehingga melalui skema tersebut, sekitar 120 ton sampah per hari dapat terolah lebih awal.

“Akhirnya sampah yang masuk ke TPA berada pada kisaran 380 hingga 400 ton setiap hari,” sebutnya.

BBM Cukup, Wali Kota Balikpapan Imbau Tidak Panic Buying

DLH juga menegaskan pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Kebijakan tersebut mengacu pada surat edaran wali kota berdasarkan arahan dari pemerintah pusat.

“Pengelolaan sampah, mulainya harus dari rumah tangga,” jelas Sudirman.

Sementara untuk aktivitas pasar Ramadan, menurutnya, tidak memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan sampah. Pasalnya, pengelola pasar telah menyiapkan titik pengumpulan sebelum petugas DLH mengangkut sampah tersebut menuju Tempat Penampungan Sementara (TPS).

“Pada kondisi normal, satu unit truk pengangkut sampah menjalankan dua ritase setiap hari,” ungkapnya.

Namun menjelang Lebaran, ritase tersebut dapat meningkat hingga empat sampai enam kali sesuai kebutuhan lapangan.

Satpol PP Balikpapan Pastikan THM Tutup Selama Ramadan

Langkah tersebut, ujar Sudirman, agar mampu menjaga kebersihan kota sekaligus memastikan pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan optimal selama periode Lebaran mendatang. (bro2/Adv Diskominfo Balikpapan)