BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Potensi kebakaran permukiman saat musim mudik Lebaran menjadi perhatian serius pemerintah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan menyiapkan langkah mitigasi guna mengantisipasi risiko tersebut.
Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, mengatakan pihaknya akan menggelar penyuluhan pada sejumlah wilayah yang tergolong rawan kebakaran. Kegiatan ini menyasar enam kecamatan se-Kota Balikpapan, terutama kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi seperti Kampung Baru dan permukiman nelayan.
“Kami akan melaksanakan penyuluhan pada beberapa wilayah rawan kebakaran,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, kawasan padat memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi, terlebih saat banyak rumah kosong karena penghuninya pergi mudik ke kampung halaman. Kondisi ini meningkatkan potensi kebakaran akibat kelalaian, seperti korsleting listrik, kebocoran gas, maupun penggunaan peralatan listrik yang tidak aman.
Selain penyuluhan, BPBD juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum meninggalkan rumah. Langkah sederhana, menurut Usman, sangat penting untuk mencegah kebakaran selama rumah tidak berpenghuni.
Beberapa hal yang perlu masyarakat perhatikan antara lain mencabut seluruh peralatan listrik ketika sudah tidak menggunakan, memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, serta tidak menggunakan kabel yang sudah aus atau rusak. Masyarakat juga harus mengecek kompor dan tabung gas, termasuk memastikan regulator terpasang dengan benar dan tidak terjadi kebocoran.
Selain itu, BPBD meminta masyarakat tidak meninggalkan sumber api terbuka, seperti lilin atau dupa, serta memastikan ventilasi rumah dalam kondisi aman. Selanjutnya mengimbau masyarakat agar menitipkan rumah kepada tetangga atau petugas keamanan lingkungan supaya tetap terpantau selama ditinggal.
“Pastikan rumah dalam kondisi aman sebelum pergi mudik atau bepergian, sehingga tidak menimbulkan risiko kebakaran,” tegasnya.
Melalui langkah mitigasi dan kesadaran masyarakat, BPBD berharap dapat menekan potensi kebakaran selama periode Lebaran. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalani mudik dengan lebih tenang dan kembali ke rumah dalam kondisi aman. (bro2/Adv Diskominfo Balikpapan)



