BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan rekayasa lalu lintas pada sejumlah titik usai Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah tersebut untuk mengurai kepadatan kendaraan terutama pada jam-jam tertentu seperti saat pagi hari ketika masyarakat memulai aktivitas menuju tempat kerja dan sekolah, ataupun sore hari ketika hendak kembali ke rumah masing-masing.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman mengatakan salah satu fokus penanganan berada pada persimpangan Jalan Agung Tunggal dengan Jalan MT Haryono.
“Kami akan melakukan rekayasa lalu lintas. Salah satunya kawasan Agung Tunggal akan menggunakan skema dua jalur tanpa perputaran kendaraan,” kata Fadli, Senin (23/3/2026).
Langkah tersebut menjadi antisipasi kepadatan pada persimpangan Jalan Agung Tunggal dan Jalan MT Haryono yang selama ini menjadi titik kemacetan. Dalam skema baru, perputaran kendaraan akan berpindah ke lokasi yang lebih jauh dari persimpangan utama.
Fadli berharap masyarakat dapat memahami kebijakan tersebut sebagai upaya mengurangi kepadatan lalu lintas.
“Walaupun nanti kendaraan harus memutar lebih jauh, ini untuk mengurangi kemacetan pada jam tertentu,” katanya.
Fadli menyebut, rekayasa lalu lintas itu merupakan hasil kesepakatan forum lalu lintas bersama berbagai pihak terkait. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan dukungan sarana berupa rambu lalu lintas dan sekitar 50 unit beton pembatas.
“Ada juga bantuan CSR dari pengelola SPBU MT Haryono sebanyak 50 unit water barrier untuk memperkuat pengaturan jalur,” ungkapnya.
Rencana titik perputaran kendaraan akan beradadepan Perumahan Bukit Damai Indah (BDI) serta depan dealer Andi Jaya Motor (AJM).
Rekayasa Lalin Jalan Syarifuddin Yoes
Selain kawasan Agung Tunggal, pihaknya juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas Jalan Syarifuddin Yoes. Pengendara dari arah Jalan Syarifuddin Yoes nantinya mengarah turun menuju kawasan Global Sport untuk menuju Grand City.
“Kami akan segera melaksanakan rekayasa ini setelah kesiapan teknis terpenuhi,” ujar Fadli.
Ia menambahkan pelaksanaan rekayasa lalu lintas akan melibatkan Satlantas Polresta Balikpapan. Pihaknya juga mengusulkan kepada Dinas Pekerjaan Umum agar melakukan pelebaran Jembatan Agung Tunggal.
Langkah tersebut menurut Fadli penting agar dua kendaraan bisa melintasi jembatan secara bersamaan. “Sehingga mendukung kelancaran arus lalu lintas,” jelasnya.
Dengan penerapan rekayasa tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan berharap kepadatan kendaraan pada kawasan tersebut dapat berkurang secara signifikan. (bro2/Adv Diskominfo Balikpapan)



