BERAU
Beranda / DAERAH / BERAU / Penerbangan Perdana Wings Air Rute Berau-Maratua Dorong Wisata Bahari

Penerbangan Perdana Wings Air Rute Berau-Maratua Dorong Wisata Bahari

Wings Air resmi membuka rute Berau-Maratua. Otoritas Bandara VII menyebut penerbangan ini memperkuat konektivitas udara dan mendorong pariwisata bahari Berau. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau mencatat tonggak penting transportasi udara melalui penerbangan perdana rute Berau-Maratua dan Maratua-Berau. Wings Air mengoperasikan rute inaugural tersebut menggunakan pesawat ATR 72-600, Jumat (16/1/2026).

Momentum ini menandai terbukanya akses udara menuju Pulau Maratua sebagai destinasi bahari unggulan nasional. Konektivitas baru ini memangkas jarak tempuh serta membuka peluang pengembangan pariwisata dan ekonomi pesisir.

Sejumlah pejabat menghadiri penerbangan perdana tersebut, antara lain Anggota Komisi VI DPR RI Syarifah Suraidah Harum, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, dan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, serta jajaran manajemen Lion Group dan Wings Air.

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin menegaskan pembukaan rute ini merupakan hasil sinergi lintas sektor sejak akhir 2023.

“Pembukaan penerbangan Wings Air rute Balikpapan-Maratua via Berau menjadi capaian strategis melalui proses panjang, mulai dari evaluasi kesiapan pasar hingga dukungan pemerintah pusat dan daerah,” ujar Ferdinan.

Dermaga dan Jembatan Biduk-Biduk Perkuat Ekonomi Pesisir

Ia juga berharap rute tersebut beroperasi secara berkelanjutan sebagai urat nadi konektivitas udara.

“Kehadiran rute ini akan memperluas akses Pulau Maratua, memperkuat pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Berau dan Kalimantan Timur,” katanya.

PERCEPATAN PENGEMBANGAN WISATA UNGGULAN

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan rasa bangga atas pembukaan rute Berau-Maratua. Ia menilai penerbangan ini sebagai langkah strategis percepatan pengembangan pariwisata unggulan daerah.

“Pulau Maratua memiliki kekayaan alam luar biasa, mulai terumbu karang alami, perairan jernih, hingga keanekaragaman hayati laut mendunia. Akses udara ini akan memperkuat posisi Maratua sebagai ikon pariwisata bahari,” ujar Sri Juniarsih.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud memberikan apresiasi atas pembukaan rute strategis tersebut. Ia menyebut langkah ini sebagai pembuka akses dunia menuju Maratua.

Pemkab Berau Evaluasi APBD 2025, Susun Strategi Anggaran 2026

“Ini bukan sekadar membuka jalur penerbangan, tetapi membuka akses dunia menuju surga bahari Kalimantan Timur. Maratua merupakan permata yang harus kita jaga dan perkenalkan secara luas,” kata Rudy Mas’ud.

Ia juga mendorong penguatan jaringan penerbangan agar konektivitas terus berkembang.

“Konektivitas tidak boleh berhenti pada satu rute. Kita perlu memperluas jaringan agar pariwisata dan ekonomi daerah tumbuh berkelanjutan, sekaligus menjaga warisan bahari seperti fenomena barracuda tornado yang menjadi ikon Maratua,” ujarnya.

Selain sektor pariwisata, rute ini membawa manfaat langsung bagi UMKM, nelayan, pengelola resort, serta pelaku jasa wisata. Konektivitas udara tersebut menghubungkan potensi lokal dengan pasar nasional dan global, sekaligus memperkuat ekonomi bahari Kabupaten Berau. (bro2)

Bupati Berau Tekankan Kompetensi dan Loyalitas ASN