BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Polda Kaltim resmi menunjuk Kombes Pol Romylus Tamtelahitu sebagai Direktur Reserse Narkoba. Penunjukan ini menjadi bagian rotasi jabatan Polri untuk memperkuat organisasi dan kinerja penegakan hukum.
Kombes Pol Romylus Tamtelahitu merupakan lulusan Akademi Kepolisian Tahun 1997. Ia juga memiliki pengalaman panjang pada bidang reserse kriminal.
Sepanjang karier, ia menduduki berbagai jabatan strategis. Pengalaman tersebut tersebar pada fungsi Reserse Kriminal tingkat wilayah hingga pusat.
Sebelum menjabat Direktur Resnarkoba Polda Kaltim, Romylus bertugas sebagai Analis Kebijakan Madya Labfor Bareskrim Polri. Jabatan itu membekalinya kemampuan analisis dan pendekatan berbasis pembuktian ilmiah.
Pengalaman tersebut dinilai relevan untuk mendukung pemberantasan tindak pidana narkotika. Tugas ini menuntut ketelitian, kecepatan analisis, dan akurasi pembuktian.
Dengan latar belakang tersebut, Polda Kaltim mengharapkan Romylus meningkatkan profesionalisme Direktorat Resnarkoba. Selain juga menekan peredaran gelap narkotika secara efektif.
CAPAIAN DIREKTUR RESNARKOBA SEBELUMNYA
Sementara itu, Kombes Pol Arif Bastari mencatatkan kinerja menonjol selama bertugas hampir dua tahun. Ia memimpin Direktorat Resnarkoba Polda Kaltim dengan hasil signifikan.
Selama Tahun 2025, pengungkapan kasus narkotika menunjukkan peningkatan. Penindakan berjalan konsisten dan terukur.
Melalui langkah tegas, Arif Bastari berhasil mempersempit ruang gerak jaringan narkotika. Upaya tersebut bertujuan melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.
Sepanjang kepemimpinannya, Direktorat Resnarkoba Polda Kaltim mengungkap 1.611 kasus narkotika. Polisi juga mengamankan 1.849 tersangka.
Barang bukti ganja meningkat dari 4,82 kilogram menjadi 5,1 kilogram. Sabu naik dari 99 kilogram menjadi 136 kilogram.
Barang bukti ekstasi melonjak dari 2.819 butir menjadi 6.764 butir. Sebaliknya, obat daftar G menurun signifikan.
Jumlah obat daftar G turun dari 154.359 butir menjadi 85.949 butir. Tren ini menunjukkan efektivitas penindakan.
Capaian tersebut mencerminkan komitmen Polda Kaltim memberantas narkoba. Institusi terus mendorong wilayah bebas narkotika.
Atas dedikasi tersebut, pimpinan Polri memberikan promosi jabatan. Arif Bastari kini menjabat Auditor Kepolisian Madya Tingkat I Itwasum Polri.



