PPU
Beranda / DAERAH / PPU / 148 Jemaah Calon Haji PPU Siap Berangkat ke Tanah Suci

148 Jemaah Calon Haji PPU Siap Berangkat ke Tanah Suci

Kasubbag Tata Usaha Kemenhaj PPU, Budi Atmaja. (BerandaPost.com)

BERANDAPOST.COM, PENAJAM – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan sebanyak 148 jemaah calon haji akan berangkat menuju Tanah Suci, tahun ini. Kasubbag Tata Usaha Kemenhaj PPU, Budi Atmaja, mengonfirmasi bahwa seluruh data jemaah tersebut kini telah berstatus final atau tetap.

Budi menjelaskan bahwa kuota 148 jemaah tersebut terdiri dari berbagai kategori. Selain jemaah reguler, jumlah tersebut mencakup prioritas lansia, penggabungan mahram, pendampingan lansia, serta jemaah cadangan yang naik status.

Rata-rata, kata dia, jemaah yang berangkat tahun ini merupakan warga yang telah masuk dalam daftar tunggu sejak tahun 2012.

“Kami mencatat ada enam jemaah dari kategori prioritas lansia yang menyatakan kesiapan berangkat. Kami ketahaui setelah melakukan verifikasi terhadap 14 data awal,” ujar Budi, Selasa (10/2/2026).

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah turut memberangkatkan satu orang Petugas Haji Daerah (PHD) untuk memperkuat tim pelayanan. Petugas tersebut seorang dokter yang lulus dalam rekrutmen layanan kesehatan dan saat ini tengah menjalani pendidikan dan pelatihan (diklat) selama 10 hari, dalam Embarkasi Asrama Haji Batakan Balikpapan.

Polres PPU Siapkan SPPG, Dapur Gizi Segera Beroperasi

PROSES VERIFIKASI DAN CADANGAN

Dalam proses persiapannya, Budi menyebut bahwa Kemenhaj PPU sebelumnya menerima 75 nama cadangan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Setelah melalui tahap verifikasi kesehatan dan kesiapan dokumen, angka tersebut mengerucut menjadi 54 orang. Hingga akhirnya sebanyak 30 jemaah cadangan resmi masuk dalam kuota keberangkatan 148 orang tahun ini.

“Jemaah cadangan ini sebenarnya memiliki jadwal berangkat asli pada tahun 2027. Namun, mereka mengisi kekosongan kursi dari jemaah non-cadangan yang menunda keberangkatan karena alasan kesehatan atau keluarga,” lanjut Budi.

Budi memastikan tidak ada jemaah PPU yang melakukan pembatalan haji atau pencabutan berkas pada tahun ini. Beberapa jemaah hanya mengajukan penundaan dan nama mereka akan muncul kembali secara otomatis pada daftar keberangkatan tahun depan.

TAHAPAN MENUJU KEBERANGKATAN

Lebih lanjut, Budi menyebut seluruh jemaah telah menyelesaikan rangkaian pemeriksaan kesehatan (MCU) secara mandiri dan melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). Pihaknya juga telah membantu jemaah dalam pengurusan paspor sebagai syarat mutlak penerbitan visa haji oleh pemerintah pusat.

Selanjutnya, Kemenhaj menjadwalkan pelaksanaan manasik haji setelah hari raya Idulfitri. Keputusan ini bertujuan agar seluruh jemaah dapat mengikuti pelatihan secara maksimal tanpa terganggu agenda persiapan puasa atau kunjungan keluarga.

Ruang Belajar Terbatas, Wabup PPU Soroti Kondisi SDN 038 Penajam

“Sesuai jadwal, jemaah haji asal PPU yang tergabung dalam Kloter 8 Embarkasi Balikpapan akan memasuki asrama haji pada 6 Mei mendatang. Satu hari berselang, mereka akan terbang langsung menuju Jeddah untuk memulai rangkaian ibadah haji,” pungkasnya.