BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan mempercepat langkah untuk menutup kekurangan guru dan tenaga kesehatan. Kekosongan masih terjadi pada sejumlah sekolah dan fasilitas layanan kesehatan.
Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Pemkot Balikpapan mengusulkan sekitar seribu formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk 2026. Usulan ini menitikberatkan pada kebutuhan pendidikan dan kesehatan.
Kepala BKPSDM Balikpapan, Purnomo, menegaskan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan menjadi prioritas dalam formasi Aparatur Sipil Negara tahun depan.
Sambil menunggu persetujuan pemerintah pusat, masing-masing perangkat daerah mengatur langkah teknis untuk menutup kekosongan sementara.
“Untuk mengisi kekosongan guru dan tenaga kesehatan, sementara ini mekanisme operasionalnya kami serahkan ke Dinas Pendidikan untuk mengatur pembagian waktu atau pengisian kelas yang kosong secara internal,” ujarnya Kamis (19/2/2026).
BKPSDM kini menyiapkan dokumen pengajuan formasi ke Kementerian PAN-RB. Purnomo menjelaskan seluruh kebutuhan pegawai daerah harus mendapat persetujuan pusat sebelum rekrutmen berlangsung.
“Kebutuhan itu harus kami ajukan ke pusat. Prioritas kami adalah mendapatkan formasi PNS, karena pemenuhannya memang dari pusat,” jelasnya.
Secara keseluruhan, kebutuhan pegawai Pemkot Balikpapan mencapai sekitar 1.000 orang. Formasi meliputi guru kelas, guru mata pelajaran, bidan, dokter, perawat, hingga analis kesehatan. Tenaga teknis lain juga masuk dalam daftar usulan.
Purnomo berharap pemerintah pusat menyetujui usulan tersebut sesuai kebutuhan riil daerah. Meski demikian, proses evaluasi tetap akan menentukan jumlah akhir formasi.
“Kita berharap secepatnya ada kepastian, sehingga akhir tahun bisa melakukan seleksi dan kebutuhan pelayanan publik dapat terpenuhi secara optimal,” pungkasnya. (bro2)


